Banner

Wednesday, April 24, 2019

Mantap, Pemkab Bartim Melalui Dinas Dukcapil Akan Merealisasikan KIA


BARITORAYAPOST.COM (Tamiang Layang) - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) akan merealisasikan Kartu Identitas Anak (KIA).

Kepala Dinas dukcapil Nakaria F Pundeh, mengatakan dalam waktu dekat ini Kabupaten Bartim akan merealisasikan apa yang telah di instruksikan oleh pemerintah pusat yang dalam hal ini agar dapat dibuatkan secara merata KIA.

Sebelumnya intruksi ini memang sudah diturunkan oleh pemerintah pusat, melalui Gubernur untuk setiap Kabupaten pemerintahan daerah agar dapat mendata jumlah penduduk mulai dari pada balita sampai Manula. Adapun identitas yang dimiliki balita dari usia 1 tahun sampai dengan 15 tahun agar dapat segera mengurus KIA, ucap Kadis Dukcapil kepada BRP pada, Rabu (24/04/2019).

Kita sudah mencoba menganggarkan kepada Pemda setempat akan intruksi ini, yang berwenang selebihnya adalah Bupati Bartim bahwa program ini harus dilaksanakan dan cukup memakan anggaran yang tidak sedikit. Kita sudah mengajukannya dan pada akhirnya disepakati oleh Bupati Bartim agar program ini bisa terlaksana.

Untuk memiliki Kia tersebut, adapun persyaratan sebagai berikut: Fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi akte kelahiran anak, fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami istri, fotokopi akte nikah dan foto anak itu sendiri.

Di katakan Nakaria, "Untuk mendapatkan KIA cara mengurusnya mudah saja, bawa ke kelurahan untuk dibuatkan KIA, pada nantinya kartu Ini bisa juga digunakan untuk masuk sekolah tahun ajaran baru", jelasnya.

Adapun dasar hukum undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, undang-undang nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan. Sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 24 tahun 2013 peraturan menteri dalam negeri nomor 2 tahun 2016 tentang kartu identitas anak.

Diteruskan Nakaria, "Saya berharap untuk Kabupaten Bartim dapat melaksanakan program ini, walaupun ada beberapa kabupaten yang lainnya, yang belum melaksanakan program tersebut. Semoga saja anggarannya bisa dipenuhi untuk tahun 2019 yang sudah kita ajukan belum lama ini", harapnya.

Hal ini memang mendapat dukungan dari pemerintah daerah sendiri dan bila tidak terlaksana pada tahun 2019 ini yang pastinya di tahun 2020 penduduk Bartim khususnya balita bisa memiliki KIA, pungkasnya. (Ycp/Red).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top