Banner

Thursday, June 13, 2019

Satu Lagi Netizen Diamankan Polres Barsel, Terkait Postingan Hoax dan Ujaran Kebencian

BARITORAYAPOST.COM (Buntok) - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Barito Selatan (Barsel), Polda Kalteng, pada Senin (11/6/ 2019) pukul 11.30 WIB, kembali mengamankan seorang Netizen di wilayah hukumnya, terkait postingan Hoax dan ujaran kebencian di media sosial (Medsos).

Pemilik akun facebook atas nama Ahmad Rahimi warga Buntok, Kabupaten Barsel, Provinsi Kalteng, dipanggil penyidik kepolisian setempat guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Barito Selatan AKBP Wahid Kurniawan,S.I.K, melalui Kasatreskrim AKP Triyo Sugiyono, S.H, saat dikonfirmasi membenarkan perihal tersebut, pada Kamis (13/6/2019) siang.

"Ya benar, Ahmad Rahimi (25) kami mintai keterangan terkait unggahannya yang mengandung ujaran kebencian dan hoax di akun media sosial facebook miliknya dengan nama Ahmad Rahimi," ujar Trio menegaskan.


Menurut pengakuan pemuda yang bekerja sebagai buruh harian lepas di sebuah toko di Buntok ini, ungkap Kasatreskrim, bahwa dia melakukan penyebaran hoax dan ujaran kebencian tersebut hanya sekedar ikut ikutan saja.

"Dia menyadari bahwa perbuatanya tersebut salah dan minta maaf kepada pemerintah, Polri dan masyarakat Kalteng khususnya warga Barito Selatan serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatanya lagi,” tukas Kasat.

Baca juga: Pesan Kabid Humas Polda Kalteng: Apabila Mem-posting Terus Berita Mengandung Hoax, Akan Ditindak Tegas!

Saat ini, sambung Trio, pelaku tidak dikenakan penahanan tapi dikenakan wajib lapor setiap hari Kamis sambil melihat perkembangannya apakah yang bersangkutan sudah insaf atau belum. Apabila dia mengulangi perbuatannya, lanjut dia, maka akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku.


Lebih jauh, Kasatreskrim  mengimbau kepada seluruh  masyarakat khususnya warga Barito Selatan agar bijak dalam  bermedia sosial. Dengan cara memahami dan mengerti setiap informasi sebelum disebarkan.

"Kalau mendapatkan informasi yang belum jelas kebenarannya, baik berupa foto, meme atau video jangan langsung dishare (dibagikan), tapi cari tahu dulu kebenarannya atau tanyakan kepada sumber yang dapat dipercaya,” imbuh dia. (BRP/GS/Humpol).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top