debuyandi
DIRGAHAYU 74 TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA | 17 AGUSTUS 1945 - 17 AGUSTUS 2019 | SDM UNGGUL INDONESIA MAJU

Tuesday, July 30, 2019

Perabotan Tutik, Sasaran Bedah Rumah TMMD Tercecer Kumuh

Tegal – Kondisi perabotan rumah tangga juga masih nampak kotor tidak terawat di sekitar ruang memask Tutik. Kamar tidur hanya satu, bersebelahan dengan ruang makan dan ruang perabotan rumah tangga. Alas kamar juga masih tanah yang hanya di gelari plastik. Terlaihat keduaa nak Sri Tutik sedang asyik bermain di kamar yang hanya berukuran 3x4 meter itu.

Dinding itu nampak sudah menua. Batu dan semennya sudah mulai keropos dan terjatuh. Keadaannya juga hanya setinggi lutut orang dewasa sebagai dindingnya. Bagian atas hanya anyaman bambu yang sdah bolong bolog. Itulah kondisi dinding rumah Sri Tutik, sasran bedah rumah TMMD Reg 105 Tegal.

“Kalau perabotan itu sebgaian memang sudah rusak, kalau mau cuci piring ya disinim, mandi ya disini juga. kamarnya memang segitu mas, ya kita hanya mampunya ini, bapaknya kerja ke laut mencari ikan, “ ujar tutik.

Diketahui, Sebagai Babinsa Jatimulya Koramil 05 Suradadi Kodim 0712 Tegal, Serda Mursidi, yang juga merangkap sebagai anggota Satgas TMMD Reguler 105 Tegal, mengawal bantuan pendahuluan berupa semen, agar tepat sesuai tujuan. Terlihat dirinya bersama Sri Tutik (33) warga Dukuh Bulak Banteng RT. 01 RW. 06, Jatimulya, pemilik salah satu rumah yang akan dibedah Satgas TMMD bersama masyarakat.

Pekerjaan 10 unit bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bantuan CSR Bank BRI, di Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, akan dimulai Senin ini (29/7), untuk itu material bangunan sudah mulai di droping ke masing-masing rumah.

Sri, panggilan akrab Sri Tutik, sangat senang mendengar kabar bahwa dua hari lagi huniannya akan segera dibedah. Ini tergambar jelas dari wajahnya yang sumringah dengan senyum kebahagiaan. Dibenarkan Babinsa, dari 10 rumah yang akan mulai dibedah, beberapa akan dimulai hari Senin ini, tentunya pengerjaannya disesuaikan dengan dukungan material yang telah ada di lokasi.

Untuk itulah, agar tidak menghambat pekerjaan, dirinya juga terus berkoordinasi dengan pihak desa, sehingga rumah dapat selesai sebelum upacara penutupan nantinya (8/8). Ditambahkan Mursidi, keluarga Wandi (32) suami Sri Tutik, mendapatkan bantuan setelah dinyatakan memenuhi syarat saat survey yang dilakukan Babinsa bersama perangkat desa. Senin (29/7). (pendim).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top