Banner

Thursday, July 11, 2019

Tiga Tersangka Proyek Pasar Handep Hapakat Resmi Ditahan

BARITORAYAPOST.COM (Pulang Pisau) - Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tiga tersangka FN, MA, dan FA serta barang bukti, selama kurang lebih 4 jam, akhirnya Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Pulang Pisau melakukan penahanan untuk 20 hari kedepan. Ke tiga tersangka itu selanjutnya di titipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kuala Kapuas.

Kepala Kejaksaan Negeri Pulang Pisau Triono Rahyudi, SH.MH melalui Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Amir Giri, SH mengatakan setelah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (BB) perkara Tipikor pembangunan Handep Hapakat Pulang Pisau dari Penyidik Polres Pulang Pisau, Penuntut Umum Kejari Pulpis langsung melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan barang bukti. Dari 5 tersangka (5 berkas perkara) kata Amir, Penyidik Polres baru menyerahkan 3 tersangka.

"Satu tersangka sedang sakit, dan 1 tersangka lagi masih dalam penelitian berkas perkara. Jadi baru tiga tersangka baru di limpahkan k" ujarnya menjelaskan, Kamis (10/7/2019) malam.


Lanjutnya, tiga tersangka yang di serahkan pada hari ini adalah FN, MA, dan FA. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap ke tiga tersangka dan barang bukti (BB) berupa domumen dan surat-surat, 2 unit laptop, 1 mobil Honda HRV, uang tunai Rp. 123 juta, dan memenuhi syarat subyektif dan obyektif dalam ketentuan Pasal 21 ayat (1) KUHAP, akhirnya Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Pulang Pisau melakukan penahanan terhadap tiga tersangka untuk 20 hari kedepan terhitung mulai hari ini.

Baca Juga:
Kejari Pulpis Terima Pelimpahan Tiga Tersangka dan Barang Bukti

Tahap II, Tiga Tersangka Tipikor Proyek Pasar Handep Hapakat Ini di Sel

"Penuntut Umum melakukan penahanan rutan terhadap ketiga tersangka tersebut yang dititipkan di Rutan Kuala Kapuas selama 20 (dua puluh) hari kedepan terhitung sejak hari ini.

Penahanan Tersebut dilakukan oleh Penuntut Umum dikarenakan para tersangka diduga keras melakukan tindak pidana korupsi dan dapat dilakukan penahanan sesuai dengan ketentuan Pasal 21 ayat (4) huruf a KUHAP. Perbuatan para tersangka kata Amir, telah memenuhi syarat subyektif dan objektif  dalam ketentuan Pasal 21 ayat (1) KUHAP. Kerugian keuangan yang ditimbulkan dari perbuatan tersangka sebesar Rp. 2,7 milyar dari anggaran proyek sebesar Rp. 5 milyar.

"Setelah selesai pemeriksaan, Penuntut Umum Kejari Pulpis akan segera melimpahkan berkas perkara dan barang bukti perkara tersebut ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palangkaraya untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan sidang pengadilan, " pungkasnya (Bangun).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top