Banner

Sunday, July 14, 2019

Waket I DPRD Bartim: Masyarakat Harus Menghormati Adat Dan Budaya



BARITORAYAPOST.COM (Tamiang Layang) - Wakil ketua (Waket), I Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah harapkan masyarakat harus menghormati Adat dan Budaya. Minggu (14/07/2019).

Hal tersebut disampaikan Ariantho S Muller yang ikut memeriahkan acara Ritual Bontang Hajat keluarga Hengky A Garu yang berlangsung terhitung sejak 08-17 Juli 2019. Selaku perwakilan dari DPRD Bartim sekaligus Pemerintah daerah, pria yang menduduki jabatan sebagai waket I di DPRD Bartim tersebut meminta agar masyarakat dapat menghotlrmati Suku adat dan budaya dan turut serta melestarikannya.

Ariantho sangat berterimakasih dan mengapresiasi kegiatan Ritual adat tersebut, dirinya juga berharap agar adat budaya khususnya Dayak dapat di lestarikan dan di kembangkan, agar menjadi salah satu objek wisata yang dapat menjadi sorotan dari daerah lainnya.

"Kita dari pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan mendukung adanya kegiatan seperti ini,  secara khusus masyarakat harus dapat menghormati dan menghargai kegiatan seperti ini. Kita tidak boleh tabu terhadap kegiatan-kegiatan ritual seperti ini, karena justru hal seperti ini yang nanti juga merupakan keragaman masyarakat, menjadi contoh oleh daerah lain", ucap Ariantho kepada awak media di sela-sela kegiatan.



Dirinya juga mengatakan adat dan budaya adalah bagian dari misi pemerintah yang selalu di dukung dan di anggarkan Pemda, dan terus di kembangkan melalui dinas pariwisata. Dikatakannya bahwa daerah berkembang bukan dari aset daerah saja, melainkan dari adat dan budaya yang dapat di perkenalkan ke daerah lain bahkan internasional.

"Adat budaya pariwisata dan olah raga adalah bagian dari misi pemerintah yang ke 4 (empat), dan akan terus di tingkatkan, bila kita lihat daerah lain seperti Bali dan Tanah Toraja, bukan hanya alam widatanya saja melainkan budayanya yang di kenal hingga ke negara lain", jelas Ariantho.

Sebagai pengantar aspirasi rakyat, Ariantho mengatakan bahwa masyarakat Bartim sangat rukun dalam adat budaya maupun agama, dirinya juga meminta agar sekiranya generasi millenial dapat mempertahankan adat budaya dan terus berkelanjutan dapat di jaga keutuhannya.

"Ini adalah bentuk kerukunan antara umat, ras dan budaya yang ada di Bartim selama ini tetap terjaga kearibannya, kita juga berharap agar sekiranya generasi muda dapat mempertahannkan keutuhan adat dan budaya serta melestarikannya", pungkasnya.

Sementara Ketua panitia penyelenggara Rudek Udir, mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, dirinya juga mengatakan bahwa selama proses kegiatan berjalan tidak ada kendala yang berat, semua sesuai harapan aman dan lancar. (Ycp/Adi/Red)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top