Banner

Monday, August 12, 2019

Masyarakat Kalteng Diminta Batasi Aktivitas Luar Rumah

BARITORAYAPOST (Palangka Raya) - Sehubungan dengan meningkatnya Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Parameter PM10 berada diatas 101 ug/m3 akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dibeberapa wilayah Propinsi Kalimantan Tengah, maka sesuai Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor: KEP-45/MENLH/10/1997 tentang ISPU berada pada posisi tidak sehat.

Hal ini tentunya sangat merugikan manusia dan kelompok hewan yang sensitif serta bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan dan nilai estetika, maka Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, Senin (12/8) kemarin secara resmi menghimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas diluar rumah dan menjaga kesehatan bagi penderita jantung, gangguan pernapasan, ibu hamil dan anak sekolah.

“Apabila terpaksa keluar rumah maka sebaiknya menggunakan masker. Minumlah air putih lebih banyak dan lebih sering. Selalu perlakukan hidup bersih sehat (PHBS) seperti makanan bergizi, tidak merokok, istirahat yang cukup dan sebagainya. Penampungan air minum dan makanan harus terlindung baik,” kata H. Sugianto Sabran sebagaimana Surat Edaran Nomor: 623/DLH/2019.

Baca Juga:
Gubernur Kalteng dan Jajaran Turun Tangan Padamkan Karhutla

Aksi Para Pawang Pembatas Kebakaran Gambut Patut Diacungi Jempol

Udara Palangka Raya 'Berbahaya' dan Dipenuhi Partikel Debu

Lebih lanjut disampaikan, bagi masyarakat yang menderita penyakit jantung dan penyakit paru sebelumnya mintalah nasehat dokter untuk perlindungan tambahan sesuai kondisi. Segera berobat ke dokter atau sarana pelayanan kesehatan terdekat bila mengalami kesulitan bernapas atau gangguan kesehatan lainnya.

“Upayakan agar polusi di luar tidak masuk ke dalam rumah/sekolah/kantor dan ruang tertutup lainnya. Paling penting lagi, bahan makanan yang dimasak perlu di masak dengan baik dan higenis sebelum dikonsumsi,” katanya. Apa yang disampaikan ini cukup penting mengingat kondisi ISPU di Kota Palangka Raya semakin mengkhawatirkan dan sangat tidak sehat. (Red).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top