Banner

Friday, September 13, 2019

Kalangan Akademisi UPR Tolak Revisi RUU KPK

(Foto Istimewa) 
BARITORAYAPOST.COM (Palangka Raya) – Sejumlah kalangan akademisi di Universitas Palangka Raya (UPR) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) secara tegas menolak adanya wacana revisi terhadap Rancangan Undang Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aksi ini dipimpin langsung Rektor UPR, Dr. Andrie Elia, SE, MSi, yang didampingi Wakil-Wakil Rektor UPR beserta sejumlah staff Rektorat, Rabu (11/09/2019) tadi.

Penolakan dilakukan dengan cara pembubuhan tandatangan pada spanduk yang berisikan dukungan terhadap KPK. Rektor UPR, Dr. Andrie Elia, SE, MSi, mangatakan, saat ini KPK sudah bekerja dan menjalankan fungsinya dengan baik berdasarkan undang-undang yang sudah ada sebelumnya.

“Kami sangat memberikan apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan KPK. Hal ini sebagai upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia. Terkait alasan revisi UU KPK, kita tidak berkompeten karena itu sudah masuk dalam ranah politik,” katanya.

Meskipun begitu, berdasarkan penilaian pihaknya dari kalangan perguruan tinggi, apabila KPK sudah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan berintegritas, sudah tentu harus di dukung secara penuh. Hal ini sebagai bentuk berjalannya semua tugas dan fungsi tersebut oleh para pelaksananya.(Red).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top