Banner

Tuesday, October 8, 2019

Cemburu Buta, Suami Tega Aniaya Istri

BARITORAYAPOST.COM (Muara Teweh) - AR alias Pandi (27) seorang pigur suami yang tak patut ditiru. Bukan malah melindungi istrinya, dia malah menganiaya istrinya hingga sampai dilarikan ke rumah sakit. Kini dia harus mempertanggungjawabkan ulahnya di kantor polisi.

Penyebabnya, pelaku merasa cemburu dan menuduh istrinya telah berselingkuh dengan pria lain.

Meski sempat kabur usai melakukan aksinya, pelaku berhasil diamankan di rumahnya di Jalan Veteran Gang Kinibalu, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Minggu (6/10) lalu, sekitar pukul 11.30 WIB .

Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar SIK melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang mengatakan, setelah mendapat laporan dari korban polisi langsung bergerak cepat menangkap AR.

Menurut Kasat Reskrim, berdasarkan keterangan korban dan saksi-saksi peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat tanggal 4 Oktober 2019 sekitar pukul 16.30 WIB dan hari Sabtu tanggal 5 Oktober 2019 sekitar pukul 05.00 WIB serta hari Sabtu tanggal 5 Oktober 2019 sekitar pukul 16.30 WIB, di rumah yang terletak di Jalan Veteran.

"Atas adanya laporan itu, Unit Buser dan Unit PPA Sat Reskrim Polres Barito Utara langsung mendatangi TKP sekaligus mencari tersangka AR," ujar Kristanto, Selasa (8/10/2019) kepada wartawan.

Pelaku berhasil dibekuk, saat pelaku pulang ke rumah dan langsung dibawa ke Polres Barito Utara beserta barang bukti.

"Beberapa barang bukti tersebut diantaranya berupa sarung/kompang samurai yang terbuat dari kayu, selang pembuangan air mesin cuci dan pipa paralon/PVC," tandasnya.


Sementara pelaku mengaku dirinya telah menganiaya istrinya dengan menggunakan alat berupa sarung/kompang samurai yang terbuat dari kayu, selang pembuangan air mesin cuci dan pipa paralon/PVC.

"Akibat dari KDRT atau penganiayaan tersebut, korban menderita luka lebam di seluruh tubuh dari mulai wajah termasuk mata, punggung, tangan, paha dan kemaluan. Saat ini korban dirawat di RSUD Muara Teweh," beber Kasat Reskrim.

"Pelaku sangkakan pasal Pasal Pasal 44 ayat (2) jo pasal 5 huruf a UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau pasal 351 KUH Pidana dengan ancamam kurungan penjara 10 tahun," kata dia. (Ab/red)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top