Banner
Pimpinan & Karyawan PT Borneo Alam Kita penerbit Baritorayapost.com Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2019 & Menyambut Tahun Baru 01 Januari 2020

Friday, November 29, 2019

Kades Sampirang I Barut Ditetapkan Tersangka

(Ilustrasi Gambar). 
BARITORAYAPOST.COM (Muara Teweh) - Kades Sampirang I berinisial MM ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan dana desa (DD), oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kerugian keuangan negara mencapai Rp.661.710.000 menyangkut pekerjaan jalan desa (telford) tahun anggaran 2017.

Kajari Barut Basrulnas mengungkapkan, penetapan tersangka setelah penyidik kejaksaan melakukan gelar perkara pada Selasa (26/11/2019). Menurutnya, disimpulkan bahwa telah diperoleh bukti permulaan yang cukup untuk menaikkan status atas penanganan kasus proyek pembangunan jalan di Desa Sampirang I, Kecamatan Teweh Timur.

Bahkan, kata dia, sudah memeriksa 30 orang saksi, mendapatkan keterangan ahli dari Asosiasi Tenaga Teknik Indonesia (ASTTI), dan meminta audit investigasi dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI.

"Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, imbuh Basrulnas, muncul dugaan tindak pidana korupsi dalam pekerjaan fondasi jalan batu belah atau telford di Desa Sampirang I. Penyidik menetapkan satu tersangka yakni MM yang merupakan Kepala Desa Sampirang I," beber Kajari didampingi Kasi Pidsus Indra Saragih, Rabu (27/11/2019).

Basrulnas menyampaikan, pihaknya meminta audit dari BPK RI, dan ditindaklanjuti dengan audit investigasi. Sehingga akhirnya menemukan kerugian keuangan negara sebesar Rp.661.710.000 dari total anggaran pekerjaan Rp.762.000.000.

Diketahui, sejak beberapa bulan lalu MM menghilang. Keberadaannya pun tak diketahui. Pemerintah setempat mengangkat penjabat sementara untuk mengisi posisi Kades Sampirang I, agar roda pemerintahan desa tetap berjalan.

Tersangka MM disangkakan dengan Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 3 juncto Pasal 9 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Saragih menambahkan, dalam waktu dekat penyidik akan melakukan pemanggilan kepada tersangka MM untuk dimintai keterangan sebagai tersangka.

"Kami minta agar yang bersangkutan dengan lapang dada memenuhi panggilan penyidik, agar tak mempersulit diri sendiri maupun pihak Kejari Barut," tandasnya. (Ab/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top