Banner

Friday, November 8, 2019

Polda Aceh Bekuk Pelaku UU ITE Dan Amankan Senpi Ilegal

BARITORAYAPOST.COM (Aceh) - Satgas KKB Polda Aceh  berhasil mengamankan dua orang yang diduga melakukan tindak pidana ITE dan memiliki senjata api ilegal.

Demikian kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono, S. I. K., M. Si dalam siaran persnya, Kamis (7/11).

Kedua pelaku tersebut diamankan petugas di Desa Cot Raboh Baroh, Peusangan, Bireun, Kamis (7/11) sekira pukul 10.25 Wib, sebut Kabid Humas. 

Dijelaskan Kabid Humas, kedua pelaku yang diamankan itu masing-masing berinisial YIR (55), petani dan RD (55) petani.


Kedua pelaku ini beralamat Peusangan, Aceh Utara, diduga melakukan tindak pidana ITE  melakukan provokasi atau SARA melalui media sosial Facebook atas nama YI dengan link : https://www.facebook.com/yahdi.smh serta memiliki senjata api ilegal, kata Kabid Humas.

Pasal yang disangkakan kepada pelaku adalah pasal 45A ayat 2 junto pasal 28 ayat 2 sesuai dengan UU RI nomor 19/2016 perubahan atas UU RI nomor 11/2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) tentang ujaran kebencian (hate speech) dan SARA.kata Kabid Humas. 

Selain itu pasal yang di sangkakan kepada pelaku adalah pasal 1 ayat (1) undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal, jelas Kabid Humas. 


Barang bukti yang diamankan berupa,1 buah akun Facebook dengan nama " Yahdi ilar Rusydi Smh" URL https://www.facebook.com/yahdi.smh, 4 lembar Screenshot Postingan video yang diposting oleh akun "Yahdi ilar Rusydi Smh",1 pucuk senpi Laras pendek rakitan, 6 butir peluru, 1 buah buku tabungan BRI Britama an. Ibnu Husen, 1 buah pasport an. Ridhwan Muhammad Jafar, 1 buah ATM BNI dgn nomor 5264220900566161, 1 buah ATM dgn nomor 5221842113081944, 1 buah KTP an. Yahdi ilarrusydi, 1 unit hp Nokia,1 unit hp Vivo,1 unit hp Samsung, 1 unit hp brand code, 1 buah dompet, 1 kain sall warna hitam putih kotak-kotak dan 6 lembar Bendera, kata Kabid Humas. 

Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan  petugas untuk dilakukan proses hukum dan  Penyelidikan lebih lanjut, kata Kabid Humas lagi.  (Ria/Red).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top