Selamat Hari Bhayangkara Ke- 74 | Kamtibmas - Kondusif - Masyarakat Semakin Produktif | Selamat Hari Bhayangkara ke-74

Friday, November 29, 2019

Satres Narkoba Polres Tangsel Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba

BARITORAYAPOST.COM (Tangsel) - Dalam keterangan rilisnya, Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan S.IK.,M.Si menuturkan, berawal Pada hari Senin tanggal 25 November 2019 sekitar jam 15.30 Wib, Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan yang dipimpm langsung oleh Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan Iptu Edy Suprayitno SH, MH dan Kanit Ipda Eko Nopendi. SH, MH bersama anggota UNIT 1 berhasil mengamankan Seorang laki-laki yang mengaku bernama Bowo Di rumahnya wilayah Pondok Aren, Tangsel.

Selanjutnya, dilakukan pengembangan dan berhasil mengamankan seorang laki laki yang Arul berikut 1.831,88 (seribu delapan ratus tiga puluh satu koma delapan puluh delapan) gram sabu siap edar, dan sasaran peredaran barang haram tersebut untuk di wilayah tangerang selatan dan sekitarnya, Ucap Kapolres Tangsel saat memberikan keterangan di Mapolres Tangsel, Jumat (29/11/19).

Diketahui Para Tersangka yang berhasil diamankan Triwibowo Als Bowo (36) dan Sahrul Als Arul (40).

Arul diamankan di daerah Pesanggrahan Kota Jakarta Selatan pada Hari Senin tanggal 25 November 2019 sekitar jam 15.30 Wib dirumahnya dan berhasil diamankan barang bukti berupa 1(satu) buah tas kecil warna kuning, 5 (lima) paket plastik bening yang berisikan diduga narkotika jenis sabu dan 1(satu) paket plastik bening berisikan diduga narkotika jenis sabu dengan berat brutto keseluruhan 6,02 gram, 1(satu) buah handphone Xiomi warna silver, tegas Kapolres Tangsel Ferdy Irawan.

Disisi lain,  Kasat Resnarkoba Polres Tangsel,  IPTU Edy Suprayitno SH, MH menjelaskan,  barang bukti yang berhasil diamankan, 1(satu) bungkus bekas rokok esse change yang didalamnya terdapat 1(satu) bungkus plastik bening yang berisikan diduga narkotika jenis sabu dengan berat brutto 11,36 gram yang terbungkus plastik kresek warna hitam yg sebelum di simpan di dasboard depan motor.

1(satu) buah tas kain warna hijau motif batik yang di dalamnya terdapat 1(satu) bungkus plastik bening terdapat 4 (empat) bungkus plastik bening berisikan diduga narkotika jenis sabu dengan berat brutto 41,50 gram, dan 1(satu) buah handphone vivo warna biru metalik, tandasnya. 


Kemudian dilakukan penggeledahan Didalam rumah tepatnya di jalan H. Jum 1 Paninggilan utara kota Tangerang dan didapat berang bukti berupa, 1 (satu) buah tas ransel warna coklat didalamnya terdapat terdapat 7 (tujuh) bungkus plastik bening berisikan diduga narkotika jenis sabu dengan berat brutto keseluruhan 736 gram.

1 (satu) buah tas kain yg didalamnya terdapat 1(satu) bungkus teh china berisi 1(satu) bungkus plastik bening berisikan diduga narkotika jenis sabu dengan berat brutto 1037 gram. 1(satu) buah timbangan elektrik besar, 1(satu) buah timbangan elektrik merek camry warna. 1(satu) buah timbangan elektrik merek QC PASS warna Silver. 1(satu) buah handphone Nokia.

Lanjut Edy, Bahwa Tersangka Sahrul Als Arul mengaku mendapatkan narkotika jenis sabu dari seseorang yang belum dikenal bernama N'ZEN (DPO l) yang diduga dikendalikan dari dalam lapas dan masih dalam proses penyelidikan.

Bahwa tersangka mendapatkan keuntungan Rp.3.000.000, Perkilo, adapun tersangka SAHRUL Alias ARUL sudah berhasil 10 kali mengedarkan narkotika jenis sabu dalam jumlah besar.

Sedangkan tersangka TRIWIBOWO ALIAS Bowo mendapatkan Sabu tersebut dari tersangka SAHRUL Alias ARUL.

Rencananya barang bukti sabu tersebut akan di edarkan di Wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya. Barang bukti sabu tersebut biasanya di jual seharga Rp. 1.400.000; (satu juta empat ratus ribu rupiah) per 1 (satu) gram.

Lebih lanjut Edy menjelaskan, Polisi juga sedang menyelidiki Iebih Ienjut perihal keterkaitan dengan jaringan internasional peredaran narkotika jenis sabu. Kedua tersangka tersebut mengaku belum pernah di hukum terkait tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika.


Para tersangka diganjar Pasal 114 aya12. pasal 112 ayat 2, UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotrka, dengan ancaman Hukuman pidana penjara seumur Hidup atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan Pidana denda paling sedikit 1 milyar rupiah dan paling banyak 10 Milyar.

Apabila BB narkotika sabu seberat 1.831 ,88 (seribu delapan ratus tiga puluh satu koma delapan puluh delapan) gram sabu tersebut berpotensi merusak 10.000 orang Penyalah gunaan Narkotika. (Ria/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

Kapolda & Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74 debuyandi debuyandi debuyandi
Update Data Situasi COVID-19 di Provinsi Kalimantan Tengah | per Tanggal 27 Juni 2020

debuyandi
Danramil 0906-06 Samboja & Kapolsek Samboja, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74

debuyandi
Back to Top