Banner

Saturday, November 30, 2019

Tiwah Massal Desa Sigi Tuntaskan Tabuh Akhir

BARITORAYAPOST.COM (Pulang Pisau) - Upacara Tiwah Massal di Desa Sigi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), sudah memasuki tahapan Tabuh ke-3 (terakhir), pada Kamis (28/11/2019), yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB.

Nampak hadir pada Kegiatan Ritual Upacara Tiwah Massal tersebut, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, Guntur Talajan beserta rombongan, Wakil Bupati Pulang Pisau, Pudji Rustaty Narang, Assisten III Pemkab Pulpis, During, serta unsur Tripika Kecamatan Kahayan Tengah.

Selain itu, tampak pula Damang Kahayan Tengah, Adrian, Kapolsek Kahayan Tengah, Ipda Rozikin, SH, Kepala Desa Sigi, Imping, Ketua PanitiaTiwah Massal beserta anggotanya, dan warga masyarakat Desa Sigi.

Kepada media ini, ketua panitia Tiwah Massal Desa Sigi, Dra. Marsinah Djunas menjelaskan, bahwa upacara Tiwah yang diadakan ini merupakan adat tradisi warga setempat, khususnya Suku Dayak, yakni sebagai ungkapan rasa sayang mereka kepada Liyau (arwah) leluhurnya.



"Adapun tujuan daripada ritual Tiwah itu sendiri, adalah untuk mengantar arwah atau Liyau menuju tempat suci atau Lewu Tatau (sorga), untuk kembali bersama Ranying Hatala Langit (sang pencipta)," tutur nya.

Prosesi upacara Tiwah ini, terang dia, dimulai dari tahapan Baramu Ramun Balai, yakni ritual menandai barang atau peralatan yang dipergunakan dalam upacara tersebut.

Sejumlah barang dimaksud, diantaranya berupa perangkat kelengkapan upacara khusus, seperti Garantung (Gong), Gendang, Kangkanung, Tombak, Mandau dan Peralatan lainya yang sudah disyaratkan.

"Kemudian dilanjutkan dengan mendirikan Sangkaraya Sandung Rahung, yakni sebagai tempat untuk menyimpan tulang belulang arwah yang ditiwahkan beserta patung sapundu," pungkasnya.


Bertindak sebagai Rohaniawan atau Basir pada Ritual tersebut, tercatat  sebanyak 7 (tujuh) orang Basir, yang bertugas memimpin ritual secara bergantian sampai selesainya seluruh rangkaian upacara Tiwah.

Disampaikan pula bahwa keluarga Tiwah bersama Panitia telah meyiapkan hewan yang dikurbankan pada Tabuh terakhir itu terdiri 3 (tiga) ekor Kerbau, 3 (tiga) ekor Babi, serta 3 (tiga) ekor Ayam.

Sementara itu, Kapolres Pulang Pisau AKBP. Siswo Yuwono BPM, SH, S.I.K, melalui Kapolsek Kahayan Tengah, Ipda Rozikin, SH, menyampaikan dukungan atas upacara Ritual seperti ini, karena merupakan adat budaya Dayak Warisan Leluhur yang perlu di lestarikan.

"Pelaksanaan Ritual Tiwah ini perlu mendapatkan perhatian Pengamanan dari Kepolisian. Agar seluruh prosesi upacara dari awal hingga penutupan dapat berjalan aman, lancar dan kondusif," pungkas Kapolsek. (GS/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top