Banner
Pimpinan & Karyawan PT Borneo Alam Kita penerbit Baritorayapost.com Mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2019 & Menyambut Tahun Baru 01 Januari 2020

Saturday, November 30, 2019

WMY Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan MPR-RI

BARITORAYAPOST.COM (Palangka Raya) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, perwakilan Dapil Kalimantan Tengah (Kalteng), DR. Willy Midel Yoseph (WMY) adakan sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR- RI.

Bertempat di Rumah Betang Dohop Hadohop, jalan Pangrango 41, kota Palangka Raya, Jumat (29/11/2019), acara sosialisasi sekaligus silaturahmi tersebut tampak diikuti ratusan orang peserta.



Para peserta yang hadir merupakan perwakilan dari Tokoh Masyarakat, para pemuka agama, tokoh pemuda, mahasiswa, perwakilan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), LSM dan tak ketinggalan insan pers (Media).

Dalam paparannya, WMY mengungkapkan, bahwa sosialisasi tersebut, merupakan program Majelis Permusyawaratan Rakyat, yang mesti dijalankan oleh anggota DPR/MPR-RI guna meningkatkan rasa nasionalisme, kesadaran serta kewaspadaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Sebagai Warga Negara Indonesia, kita mesti bangga memiliki Pancasila, sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara sekaligus pemersatu yang tidak dimiliki oleh negara mana pun," ucap WMY.

Keragaman adat budaya, suka dan agama di Indonesia, menurut dia adalah kekayaan (aset) bangsa yang merupakan anugerah Tuhan, yang seyogyanya merupakan modal dalam mengisi pembangunan.



"Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, adalah empat pilar negara merupakan pondasi yang mesti diperkokoh," tukas anggota Komisi VII DPR/MPR-RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menegaskan.

Namun, lanjutnya, kita juga mesti meningkatkan kewaspadaan terhadap berkembangnya faham ataupun ideologi oleh pihak tertentu yang ingin merongrong ideolagi Pancasila, termasuk faham Komunisme dan Radikalisme.

"Mari bersama kita jaga empat pilar kebangsaan ini demi persatuan dan kesatuan bangsa dan negara," pungkas ketua Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) ini mengakhiri.



Pada acara silaturahmi dan sosialisasi empat pilar kebangsaan itu, selain pemaparan dari WMY, turut disi pula oleh pemateri lain, yakni akademisi Profesor Joni Bungai dari universitas Palangka Raya (UPR).

Terakhir, penyampaian petuah dan pencerahan dari mantan ketua Dewan Adat Dayak (DAD) kota Palangka Raya, Sabran Ahmad, selaku sesepuh sekaligus salah satu tokoh pendiri terbentuknya Provinsi Kalimantan Tengah. (GS/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top