Banner

Wednesday, December 4, 2019

BPBD Ingatkan Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

BARITORAYAPOST.COM (Kuala Kurun) - Musim penghujan sudah mulai terasa pada bulan November hingga Februari tahun 2020 mendatang yang sudah memasuki masa curahnya dari cukup, sedang, hingga tingkat intesitas tinggi. Untuk itu, Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung mas (Gumas) mengingatkan masyarakat supaya terus waspada cuaca ekstrem. Pasalnya, saat ini daerah Gumas sudah memasuki penghujan.

Plt Kepala BPBD Gumas Makmur Ginting mengatakan, memang menurut laporan dari Badan Meteorologi   Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebenarnya di akhir tahun dan awal tahun curah hujan normal. Namun, di bulan Februari diprediksi menengah. Tentunya, bisa saja terjadi luapan air maka diperlukan kewaspadaan.

“Kalau bulan-bulan ini dari Desember hingga Januari curah hujannya kita terima laporan dari BMKG di wilayah kita diprediksi cukup normal antara 201 sampai 300 milimeter. Namun, di bulan februari curah hujan prediksi ada kenaikan yakni menengah antara 300 artinya bisa saja terjadi luapan air, maka masyarakat harus diutamakan kewaspadaan,” kata Makmur Ginting, Rabu (4/12).

Mengingat, lanjut Ginting, di bulan Desember ini sering terjadi hujan dimalam hari, hingga berlangsung di bulan februari Tahun 2020, maka bisa saja terjadi luapan air yang memicu terjadinya banjir, bahkan longsor. Sehingga diperlukan kehati-hatian baik masyarakat yang pekerjaannya sebagai nelayan dan bekerja di air agar melihat kondisi cuaca.

“Bagi masyarakat kita yang kerjaannya sebagai nelayan supaya berhati-hati termasuk bagi para pengendara di jalan raya agar melihat kondisi. Sebab, cuaca saat ini tidak menentu, kadang-kadang siangnya cerah sorenya bisa saja hujan dan begitu juga sebaliknya,” ujarnya.

Berdasarkan pengalaman tambahnya, apabila sudah masuk di akhir tahun semacam ini biasanya curah hujan yang tidak menentu. Untuk itu, pihaknya saat ini terus memantau keadaan cuaca terutama di wailayah Gumas. sebab, sebagian wilayah setempat terkena dampak pusaran angin puting beliun, di Kecamatan Miri Manasa.

“Kita sudah menerima laporan ada sebagian rumah yang terkena dampak angin puting beliung dan mereka sudah ditangani oleh pihak kami. Juga kami sangat mengharapakan masyarakat apabila mengetahui adanya kejadian seperti hal itu agar dilaporkan ke pihak kita selebihnya ada penanganan dari pemerintah,” pungkasnya. (Yes/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top