Banner

Monday, December 2, 2019

Maulid Nabi Pemicu dan Penyemangat Moril Prajurit TNI

Kota Pekalongan - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat dijadikan pemicu moril bagi prajurit TNI. Demikian penyampaian Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman saat memberikan sambutan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Kanzus Sholawat Kota Pekalongan, Minggu (1/12/2019). 

Dikatakan Wakasad, kegiatan peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan di berbagai tempat di Indonesia menjadi penyemangat dan pemicu moril para prajurit TNI. TNI menilai, Maulid Nabi sangat penting diperingati sebagai renungan untuk memacu moril prajurit dengan meneladani Rasulullah.

"Bagaimana pun juga, Rasulullah adalah pemimpin yang sempurna, ahli strategi dan taktik. Yang paling penting, Rasulullah adalah pemimpin yang mampu memberikan inspirasi bagi semua rakyat secara terus-menerus tiada habisnya. Maka, pantas sekali bila Rasulullah disebut sebagai leader paling berhasil. Rasulullah juga meneladankan pentingnya merawat keragaman, membela negara dan bangsa", jelasnya. 

"Rasulullah meneladankan pentingnya persatuan dan kesatuan, maka sesungguhnya doktrin pertahanan terbaik adalah persatuan dan kesatuan rakyat," tegasnya.  

Pada kesempatan yang sama, Wakasad mengajak kepada seluruh jamaah yang hadir untuk merefleksikan sejarah perjuangan rakyat Indonesia. "Semua berjuang, mulai dari santri, kiai, habaid, tentara, dan rakyat biasa bersatu padu. Kuncinya Indonesia adalah persatuan dan kesatuan. Makanya, persatuan dan kesatuan dalam Pancasila ditaruh di tengah-tengah. Supaya dilindungi dua sila awal dan dua sila terakhir sebab itu kunci," jelasnya.   

Wakasad juga merasa terkesan dan bersyukur dengan adanya majelis Maulid Akbar di Pekalongan ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Habib Luthfi yang selalu bersinergi dengan TNI-Polri untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.


"Saya senang sekali di sini, bisa berkumpul dengan para santri, kiai, habib, dan rakyat yang suka bersatu," ungkapnya yang diikuti tepuk tangan Habib Luthfi dan ribuan hadirin. 

Usai kegiatan peringatan Maulid, diadakan akad nikah salah satu santri Habib Luthfi serta pengislaman yang dipimpin Habib Luthfi bin Yahya. 

Sebelum puncak kegiatan rangkaian peringatan Maulid Nabi, juga telah dilaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya pagelaran wayang kulit kebangsaan dengan dalang Ki Manteb Soedharsono, pengajian milenial bersama Gus Muwaffiq, nikah maulid,  kirab merah putih dan pentas musik samer bersama El-Balasyik dari Jawa Timur.

Hadir pada peringatan maulidurrasul, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Sakti Wahyu Trenggono, Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Anies Baswedan, Wakil Ketua MPR RI H. Fadel Muhammad, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Muhamad Effendi, S.E., M.M., Danrem 071/WK Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., Kepala BPN2TKI H Nurson Wahid, dan sejumlah tokoh nasional lainnya. (Pen-071/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top