Tuesday, January 14, 2020

Awal Tahun 2020, Dinkes Gumas Tanggani Penyakit DBD, Ini jumlahnya?

Sekreatris Dinkes Gumas Evelnie SKM didampingi Kabid P2P Dinkes Gumas Nia Ernawati saat ditemui awak media di kantor setempat, Selasa (14/1/2020) siang. 

BARITORAYAPOST.COM (Kuala Kurun) - Saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunung Mas (Gumas) sudah mendapat data dan sudah ditangani yakni sebanyak lima kasus penyakit penyakit Demam berdarah Dengue (DBD). Karna itu, pihak Dinkes mengimbau kepada masyarakat harus melakukan gerakan 3M plus seperti menutup, menguras dan mengubur  objek-objek yang tempat nyamuk bersarang. 

“Kami mengimbau yang harus dilakukan masyarakat, guna mencegah perkembang biakan dari nyamuk penyebar DBD ini dengan melakukan gerakan 3m plus. Karena data yang baru masuk ke kita dari RS dan Puskesmas ada 5 orang kasus dewasa hingga anak-anak yang positif DBD di Kecamatan Kurun ada 2 orang, 1 di Rungan, 1 Kahut, Tewah ada 1 orang, ” sebut Kabid P2P Dinkes Gumas Nia Ernawati didampingi Sekretaris Dinkes Evelnie SKM saat dibincangi, Selasa (14/1/2020).

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Gumas Evelnie SKM mengatakan, bahwa untuk pencegahan sendiri yaitu dengan melakukan gerakan 3M plus. Lebih lanjut diucapnya, apabila sudah terserang yang harus dilakukan dengan melakukan minum air putih dan konsumsi obat penurun panas.



“Pencegahannya kalau tidur harus memakai kelambu atau menyemprot pembasmi nyamuk dan yang lainnya, juga apabila positif terserang harus melakukan tindakan awal yaitu minum air putih supaya menjaga cairan dalam tubuh dan segara minum obat penurun panas,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk ciri-ciri dari DBD tersebut biasanya penderita demam tinggi selama tiga hari berturut-turut, sebab dihari keempat akan turun. Akan tetapi, harus hati-hati karena masuk masa kritis. Untuk itu dia mengimbau supaya dibawa RS atau puskesmas terdekat supaya bisa ditangani oleh tenaga kesehatan. 



“Biasanya hari pertama dan ketinganya akan demam tinggi naik terus dan masuk dihari ke empat itu bahaya biasanya shok pendarahan di gusi, didalam juga ada pendarahan, dan dihari ketujuh juga akan naik lagi justru saat demam turun akan masuk masa kritis kalau lambat penanganan si penderita bisa meninggal dunia maka harus ditangani secepatnya kalau ada yang kena DBD,” tutup dia. (Yes/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top