Wednesday, January 15, 2020

Bandar Sabu Asal Muara Pulau di Dorr Petugas

Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah SIK saat menyerakan  mengatarkan Jenajah kepada kalurga Korban. 

BARITORAYAPOST.COM (Buntok) - Karena sebelumnya berusaha melarikan diri menggunakan speedboat dan melawan petugas, Bandar Narkotika jenis sabu bernama Budi (40) Warga Muara Pulau Propinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terpaksa di dorr jajaran Polsek Jenamas. Rabu (15/1) sekitar pukul 10.45 WIB.

Pelaku yang sudah lama menjadi Target Operasi (TO) polisi itu akhirnya tewas saat berada di Puskesmas Jenamas.

Sedangkan Masbukhalis (26) satu pelakunya lagi, yang sempat berhasil kabur ke dalam hutan, akhirnya berhasil ditangkap dan diamankan di Mapolsek jenamas. 



Guna kepentingan penyidikan maupun penyelidikan, sejumlah barang bukti (barbuk) seperti satu buah senapan angin Kaliber 5,  dua buah pisau, satu buah selempang warna Hijau Tua berisikan Uang kurang lebih Rp 25 juta rupiah dan satu paket sabu serta barbuk lainnya telah diamankan di Kantor polisi.

Informasi dari kepolisian menyebutkan, penangkapan terhadap kedua pelaku hingga akhirnya satu pelaku di tembak hingga akhirnya meregang nyawa bak film action di televisi.

Bermula, Polsek Jenamas mendapat laporan dari masyarakat  bahwa Speed Boat yang diduga pelaku bandar sabu bernama Budi dan Masbukhalis yang berasal dari Muara Pulau Kalsel memang sudah lama menjadi Target Operasi (TO) Polsek Jenamas.

Saat keduanya melintas di sungai Barito wilkum Polsek Jenamas, sejumlah petugas pun melakukan pengejaran dan ditemukan Speed Boat milik pelaku sedang berada di pinggir sungai Barito di Desa Rangga Ilung dan bersembunyi di balik pohon dengan posisi Speed Boat kearah depan.

Personel Polsek Jenamas dipimpin Kanit Reskrim Bripka Tumi Prasitu kemudian mendekat ke Speed Boat milik diduga pelaku tersebut. Melihat ada polisi mendekat, pelaku mencoba melarikan diri sehingga hampir menabrak Speed Boat milik polisi.



Salah satu pelaku sempat mengarahkan senapan angin kearah Speed Boat Polsek Jenamas. Melihat hal tersebut membahayakan,  selanjutnya Personel Polsek Jenamas berupaya memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke atas dan pelaku tetap berupaya melarikan diri menuju kelurahan Rantau Kujang kecamatan Jenamas.

Saat melarikan diri menggunakan speedboat itu, tiba-tiba arah speedboat diputar berbalik mengarah dan menabrak Speed Boat milik Polsek Jenamas, hingga mengakibatkan salah satu Personel Polsek Jenamas Briptu M. Rizal terjatuh ke sungai Barito.

Karena membantu menyelamatkan Briptu M.Rizal. Kemudian, salah satu Personel Polsek Jenamas mencoba menembakkan ke arah mesin Speed Boat milik pelaku dengan jarak kurang lebih 50 meter dengan posisi Speed Boat yang sedang berjalan. 

Karena terkena tembakan, Speed Boat milik pelaku menepi ke pinggir sungai. Saat didekati, pelaku bernama Budi sudah terkapar bersimbah darah lantaran diterjang timah panas petugas. 

Sedangkan Masbukhalis satu pelakunya lagi, sempat kabur ke dalam hutan, namun akhirnya berhasil di tangkap. 

Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah, SIK dikonfirmasi  membenarkan, kejadian itu. “Benar satu Bandar narkoba di Kecamatan Jenamas tertembak, dan satunya lagi sudah diamankan,”



Ditambahkan Kapolres bahwa jenazah tersangka sudah diserahkan kepada keluarganya dan rencananya akan dimakamkan besok hari di Desa Muara Pulau.

"Kami sudah berusaha menyarankan kepada keluarga korban, agar jenazahnya dibawa besok hari saja. Akan tetapi keluarga korban bersikeras agar korban bisa secepatnya dimakamkan. Dari pertimbangan itu, terpaksa kami kabulkan tegasnya Kapolres Barsel.(Lly/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Back to Top