Thursday, January 16, 2020

DLH Pulpis Gelar Uji Publik Pembangunan PKS PT SCP

Kepala DLH Pulpis, Wartony memimpin rapat teknis dalam rangka uji publik pemangunan Pabrik Kelapa Sawit PT SCP. 

BARITORAYAPOST.COM (Pulang Pisau) - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulang Pisau bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang bergerak di bidang perkebunan sawit PT Surya Cipta Perkasa (SCP) melaksanakan rapat teknis. Kegiatan rapat teknis ini dipimpin oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulpis Wartony di aula DLH Kabupaten Pulpis, Jalan WA. Duha, Kecamatan Kahayan Hilir, Kamis (16/1/2020).

Dikatakan Wartony, rapat yang dilaksanakan pihaknya membahas uji publik terkait dengan pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang di bangun oleh PT SCP yang di tempatkan di areal lokasi lahan Bahaur Era Sawit Tama di Desa Hambawang. " Pada dasarnya kita memberikan masukan untuk penyempurnaan dokumen yang sudah disusun pemrakarsa dan konsultan yang sudah menyusun Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL)," ujar Wartony menjelaskan.

Wartony menjelaskan, pihaknya sudah memberikan masukan secara konprehensif baik dari sisi regulasi, dampak positif dan negatif hal itu sudah dimasukan pihaknya secara detail mungkin. " Rapat teknis yang melibatkan institusi terkait ini, sehingga kita bisa menyimpulkan bahwa kita bisa menyetujui UKL -UPL yang sudah disusun, dan itu dengan beberapa revisi serta perbaikan sehingga dari perbaikan itu bisa lebih meminimalkan faktor-faktor yang negatif, dan meningkatkan hal-hal yang positif," bebernya menjelakan.

Usulan dari PT SCP yang akan membangun pabrik itu, kata Wartony, juga salah satu hal yang positif, baik dengan usulan perbaikan UKL-UPL adalah untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat terutama dimana pabrik itu berada.

Sementara untuk mengelola limbah pabrik, Wartoni minta agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan, pihaknya akan melakukan survei dalam waktu dekat, termasuk jaminan kesehatan dan jaminan keselamatan kerja.

"PT. SCP ini siap semua untuk melaksanakan perbaikan UKL-UPL, dan mereka pun aktif untuk memberikan laporan kepada kita," tegas Wartony.

Lanjumtnya, menjelaskan, apa yang sudah tertuang didalam dokumen UKL-UPL itu wajib dilaksanakan, karena itu akan diawasi oleh pihaknya. " Karena tugas kami melakukan pengawasan, dan itu tidak untuk pajangan, tapi itu harus dilaksanakan," tandasnya (BS/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top