Thursday, January 16, 2020

Gila! Purwanto Mau Bikin Rumah Pakai Urukan Arca Mahakala Buatan Abad 9 Masehi

BARITORAYAPOST.COM (Klaten) - Purwanto (39) warga Dusun Tempel, Desa Ngalas, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Selasa (14/1/2020) sedang punya hajat. Yaitu menguruk atau menimbun halaman rumahnya. Rencananya dia mau bikin rumah di atas urukan itu.

Tetapi dari tanah urukan yang dituang dari atas dump-truck (DT) itu ditemukan sebongkah batu.

Batu yang nyaris ditimbun sebagai bahan urukan di rumah Purwanto itu, ternyata adalah potongan arca Mahakala. Arca penjaga pintu candi Hindu itu dibuat abad 9 Masehi.

Potongan batu itu merupakan benda purbakala yang memiliki nilai arkeologis yang sangat tinggi. 

Purwanto mengisahkan, tanah uruk itu berasal dari tanah kosong. "Bahan urukan berasal dari bongkaran bekas rumah kosong di belakang rumah dinas wakil bupati. Saat mau untuk uruk, batu arca ditemukan lalu cuma diletakkan di depan rumah saya," tutur Purwanto

Saat ditemukan, arca itu sudah tidak memiliki kepala. Dia menduga bagian yang hilang itu rusak karena pengerukannya dilakukan dengan alat berat.

Benarkah benda ini memiliki nilai purbakala yang tinggi?

"Itu memang arca tokoh, cuma sudah rusak. Kita akan cek dulu," ujar Kepala Unit Candi Sewu, Deny Wachyu Hidayat kepada media.

Senada dengan Deny, anggota tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng, Harun al-Rasyid, pada wartawan juga menyatakan,  "Sesuai periodisasi Jawa Tengah Hindu maka arca dibuat sekitar abad 9-10 M. Cuma asalnya dari candi mana kita tidak tahu sebab ditemukan tidak di tempat asalnya dan mau dijadikan batu uruk," katanya.

Arca itu menurut Harun merupakan arca Mahakala, bukan Nandiswara seperti diduga sebelumnya. "Cirinya pada bentuk kaki dan atribut. Atribut yang rusak itu kemungkinan gada sehingga itu Mahakala, cuma sayang tidak ada kepalanya," lanjut Harun. (Yes/Red/BRP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top