-->
SELAMAT DATANG DI WEBSITE MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM

Saturday, January 18, 2020

Karena Tidak Suka Masakan Istri Terjadi Cekcok, Istri Kabur. Suami Gantung Diri

BARITORAYAPOST.COM (Pangkalan Bun) - Peristiwa gantung diri kembali terjadi lantaran permasalahan rumah tangga, setelah selang beberapa waktu lalu kejadian yang sama terjadi di Puruk Cahu, namun kali ini terjadi di Jalan A. Yani Km 8 RT 32 BTN Vallo Blok C 11 Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng. Seorang suami gantung diri dilatarnbelakangi depresi dan cekcok karena korban tidak suka dengan masakan sang Istri.

Dari informasi yang di himpun, Korban diketahui bernama Maulana Haris (25) merupakan sopir yang bekerja di CV Lima Utama. 

Kapolres Kotawaringin Barat AKBP E. Dharma B. Ginting, S.H., S.I.K., M.H.menuturkan dalam realisenya, Awal kejadian diketahui oleh saksi bernama Dahlia yang masih keluarga korban sekitar jam 16.00 WIB, saat itu saksi hendak meminjam microfon di rumah korban.

Ketika saksi menuju ke rumah korban yang saat itu pintu dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci, kemudian saksi mendapati korban sudah dalam keadaan leher tergantung.

Melihat kejadian tersebut Saksi langsung berteriak dan meminta tolong kepada tetangga korban bernama Rizkia dan Eko untuk memastikan keadaan korban. 

Setelah kejadian tersebut, berdasarkan hasil keterangan dari istri Korban bernama Siti Berkah, Jum'at (17/1/2020) Sekitar jam 19.00 WIB, dirinya sempat cekcok dengan korban karena korban tidak suka dengan masakan yang di buatkannya ditambah lagi korban diduga kuat mengalami depresi karena ayahnya baru saja meninggal dunia.

Karena sempat berseteru, lalu sekitar jam 19.30 WIB Siti Berkah pergi meninggalkan rumah dengan membawa pakaianya ketempat orang tuanya. 

Pada hari Sabtu (18/1/2020) Istri korban Sekitar jam 16.30 WIB mendapat telpon dari tetangga depan rumahnya dan memberitahukan bahwa Korban telah gantung diri, kemudian bergegas menuju TKP.

Lebih lanjut Kapolres Kotawaringin Barat AKBP E. Dharma B. Ginting menambahkan, dari hasil pemeriksaan diamankan barang bukti berupa Kain seprai yang digunakan untuk gantung diri dan dari hasil visum dokter RSUD Imannudin diperoleh keterangan bahwa korban murni meninggal dunia dikarenakan gantung diri dan tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan, tandasnya. (Adr/BRP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

UPDATE TERBARU SEBARAN KASUS COVID-19 | DI KABUPATEN BARITO UTARA | 14 SEPTEMBER 2020 debuyandi
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi



SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | 1NDONESIA MAJU
debuyandi
KAPOLRES GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi

KAPOLRES BARITO SELATAN | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi

KAPOLRES BARITO TIMUR | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
KEPALA BANDAR UDARA BERINGIN MUARA TEWEH | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU

debuyandi
KEPALA CABANG BANK KALTENG GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU


debuyandi
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | 1NDONESIA MAJU




debuyandi


debuyandi
Back to Top