Wednesday, January 15, 2020

Pemuda Tanggung Asal Tewai Baru Tewas diduga Gantung Diri

Mayat YD di evakuasi oleh Kapolsek Sepang Ipda Risza bersama anggotannya juga langsung olah TKP di Desa Tewai Baru, Rabu (15/1/2020). 

BARITORAYAPOST.COM (Kuala Kurun) - Seorang pemuda tanggung beinisial YD(16). Ironisnya, ia tewas diduga kuat dengan cara gantung diri. Kala itu, ditemukan keluarganya dengan kondisi leher masih terikat dan tergantung di bawah kosen pintu di rumah orang tuanya diinisial YN, di Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) pada Rabu (15/1/2020) sekitar pukul 05,30 WIB.

Dihimpun dari kepolisian, kejadian berawal ketika itu, satu hari sebelumnya korban sering mengurung diri, keesokan pagi YD ditemukan sudah tidak bernyawa. Kala itu, ayah korban yang melihat anaknya dari jendela tergantung dengan leher terikat, mengunakan seutas kain bekas warna abu-abu. Hal itulah, langsung dilaporkan ke pihak Polsek Sepang.

Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman SIK melalui Kapolsek Sepang Ipda Risza D Nafianto SH membenarkan, bahwa adanya korban diduga gantung diri. Juga dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, sebab satu hari sebelumnya YD sering mengurung diri.



“Memang benar YD meninggal dan kita duga kuat korban ini gantung diri, di kosen pintu kamarnya. Sebab sebelumnya, korban sempat murung dan mengurung dirinya, namun keesokan paginya seorang ayahnya YN melihat korban sudah tidak bernyawa karna itulah kakenya melapor ke polsek,” ucap Kapolsek Ipda Risza D Nafianto SH dikomfirmasi via telpon, Rabu (15/1/2020).

Ipda Risza melanjutkan menyebut, upaya dilakukan oleh pihaknya mendatangi TKP, mencari saksi-saksi juga langsung mengevakuasi dan mengatar korban ke Puskesmas Sepang Kota,  untuk dilakukan visum et ravertum.

“Tindakan kita datangi TKP, catat saksi-saksi, antar jenazah ke Puskesmas untuk visum, dengan hasilnya kita dapatkan kuat dugaan YD ini meninggal akibat gantung diri, saat ini kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut,” demikian Risza.(Yes/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top