Monday, January 13, 2020

Polie: PTT Apabila Diberhentikan Harus Dievaluasi

Anggota DPRD Gumas Polie L Mihing sedang dibincangi awak media di ruang kerjannya, Senin (13/1/2020). 

BARITORAYAPOST.COM (Kuala Kurun) - Sudah beredar isu terhadap pemberhentian dari pegawai tidak tetap (PTT) di wilayah Gunung Mas (Gumas) menyingkapi itu, pihak DPRD Kabupaten Gumas angkat bicara, dengan adanya pemberhentian dari ratusan pegawai honorer di wilayah setempat, harus melalui kajian dan evaluasi. Pasalnya, yang perlu dilihat yakni keaktifan dari PTT tersebut.

“Jadi saya sebagai wakil ketua komisi I di bidang pemerintahan apabila isu pemberhentian PTT itu benar adanya, pendapat saya termasuk kurang manusiawi, karna apa seharusnya mendapat data apakah mereka aktif atau tidak kalau tidak aktif disangsi,” tegas Anggota DPRD Gumas Polie L Mihing saat dibincangi di kantor dewan setempat, Senin (13/1/2020).

Politikus dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini menyebut, selanjutnya sangsi itu memang berlaku dari instansi terkait tempat PTT berkerja. Maka perlu dilakukan evaluasi yang mendasar baik secara data hingga pelaporan. Misalnya pegawai dari pendidikan dan kesehatan juga yang sangat perlu dilihat yakni nasip dari pegawai tersebut.

“Harus juga penuh pertimbangan dari bupati dan wakilnya, ketika mengambil kebijakan memberhentikan yang perlu yaitu nasip dari pegawai PTT ini juga, apalagi sudah sekian tahun bahkan puluhan tahun mengabdi, kan yang rugi pemerintah sudah pengalaman dalam bidang tersebut,” ujarnya.

Legislator dari dapil-III meliputi Kecamatan Tewah, Kahut, Miri Manasa dan Damang Batu ini menambahkan, seandainya PTT yang diberhentikan sekitar 500 orang, artinya kedepan tidak akan ada penganti atau diangkat lagi. Sehingga, terjadi perampingan daripada pegawai atau PTT, sebab gajinya keseluruhnya bisa diambil untuk pembangunan.

“Kalau memang ada pemberhentian dari PTT ini percuma saja kita mengesahkan kemarin, sebab gaji keseluruhan dari PTT ini berjumlah Rp.62 miliar dan sudah diketok palu. Artinya kedepan apabila ada pemberhentian dari limaratusan orang ini, saya minta jangan satu pun pegawai dimasukan dan diSK kan kemabali  dan untuk apa berarti anggaranya bisa digunakan ke yang lain,” pugkas Polie. (Yes/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top