Wednesday, January 15, 2020

Polsek Kurun Berikan Masukan kepada 13 Kades di Desa Binaan

Kapolsek Kurun Iptu Yusuf Priyo Wijoyo SH saat dibincangi di ruangannya, Rabu (15/1/2020).
BARITORAYAPOST.COM (Kuala Kurun) - Jajaran Polres Gunung Mas (Gumas) melaui Kepolisian Sektor (Polsek) Kurun melaksanakan sosialisasi terkait pengawasan pengunaan dana desa (DD) di 13 desa binaannya. Sehingga, melanjutkan program dari Polri dan Kementrian Desa. Maka kedepan tujuannya harus desa mengedepankan transparansi.

“Kami kemarin itu melaksanakan sosialisi salah satu inti dari kegiatan itu untuk sama-sama sharing, msaling mengawasi jadi kita juga tidak mau adanya terjadi penyimpangan-penyimpangan terkait pengunaan DD nantinya bisa terlibat. Juga kami menindak lanjuti perintah pimpinan karena Polri dan Kemetrian Desa sudah ada MoU maka kita wajib ikut mengawasinya,” kata Kapolsek Kurun Iptu Yusuf Priyo Wijoyo SH mewakili Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman SIK, ketika dibincangi di ruang kerjannya, Rabu (15/1/2020).

Karena, lanjut pria yang memiliki dua balok dipundaknya ini menyebut, DD tersebut adalah keuangan milik negara apapun bentuk kesalahannya adalah tindak pidana korupsi. Maka dari itu, pihaknya terus memberikan masukan juga mengenai gambaran perbuatan yang salah dan terhadap penyimpangan guna dari uang negera itu.



“Jadi kami memeberikan masukan, gambaran perbuatan yang menyimpang terkait pengunaan dari keuangan negara jadi kita sampaikan mengunakan slaid itu, dengan pasal terkait korupsi DD ini, maka teman-teman dari kepala desa (Kades) bisa membaca sendiri dan juga ancaman hukumannya juga udah jelas,” ujarnya.

Ditambahkan Iptu Yusuf menuturkan, terkait pengawasan pihaknya sudah ada babhinkamtibmas. Termasuk menyangkut kendala dan lainnya supaya bisa dikoordinasikan. Sehingga, kedepan tidak akan terjadi seperti penyimpangan. Harapnya, paling tidak sebelum kegiatan dilakukan dilakukan komunikasi terlebih dulu.

“Kalau bisa dikordinasi dulu dengan babhinkamtibmas kita yang sudah ada bertugas, karna kami juga kordiansi dengan pihak tipikor khususnya di Polda Kalteng  seandainya ada temuan pun masih bisa tangulangi, jangan sampai sudah terjadi pidana kan repot. untuk jumlah dari babhinkamtibmas ada 6 orang saja jadi sebagian ada yang 3 desa sekaligus,” pungkasnya. (Yes/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top