Sunday, February 9, 2020

Angka Pernikahan Dini di Pulang Pisau Cukup Tinggi

Ketua Pengadilan Agama (PA) Pulang Pisau, Sri Roslinda.
BARITORAYAPOST.COM (Pulang Pisau) - Angka pernikahan usia di bawah umur (Perikahan Dini) di Kabupaten Pulang Pisau cukup tinggi. Hal itu dapat dibuktikan, memasuki awal bulan Pebruari 2020 jumlah permohonan Dispensasi Nikah di Pengadilan Agama (PA) Pulang Pisau mencapai 9 pemohon.

"Jadi akhir-akhir ini angka permohonan Dispensasi Nikah (DN) di PA Pulpis meningkat. Tahun 2020 yang baru berjalan 1 bulan lebih, Dispensasi Nikah mencapai 9 pemohon, " kata Ketua Pengadilan Pulang Pisau, Sri Roslinda, S. Ag. MH. belum lama.

Roslinda mengatakan, jika melihat angka pemohon Dispensasi Nikah pada tahun 2019, mencapai 23 pemohon, 20 diantaranya Kabul, 1 pemohon DN di cabut, dan 2 pemohon DN di tolak. Meningkatnya Dispensasi Nikah di bawah umur itu kata Roslinda, lebih disebabkan pengaruh media sosial, sehingga menyebabkan anak-anak terjebak dalam pergaulan negatif. 

Selain itu, kurangnya orang tua dalam mengawasi pergaulan anaknya, serta lemahnya keimanan dan ketaqwaan menyebabkan seorang anak hanyut dalam pergaulan bebas. Sehingga tidak segan-segan, melakukan hubungan badan sebelum nikah. Padahal lanjut Roslinda, usia mereka belum cukup untuk melangsungkan sebuah pernikahan.

"Pemohon Dispensasi Nikah ini muncul, karena rata-rata mereka sudah melakukan hubungan badan, selayaknya pasangan suami istri. Hal ini tentu bisa di cegah, jika para orang tua selalu mengawasi dan mengingatkan, serta membekali anaknya dengan pendidikan agama anaknya kuat, sehingga anaknya akan bergaul dan berpacaran dengan cara-cara sehat, dan tidak melanggar norma, etika, dan aturan yang dilarang agama dan negara, " jelasnya.

Roslinda juga menghimbau kepada anak-anak agar tidak terjebak dalam pergaulan bebas, sex bebas dan hal-hal yang mengakibatkan terjadinya pernikahan di bawah umur atau pernikahan dini. 

"Kuncinya, bergaul dan berpacaran dengan cara sehat, jauhi apa yang di larang, baik ajaran agama dan ketentuan serta aturan yang sudah di tetapkan negara, serta menikah lah pada batas usia yang telah dianjurkan, " tandasnya. (BS/BRP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Berita Terkait

Back to Top