Friday, March 20, 2020

Tertangkap Basah Curi Pupuk, Langsung Diamankan Polisi

 

Para tersangka pencuri pupuk sedang diamankan anggota dan Kapolsek Manuhing Ipda Juwito di Mapolsek Manuhing, Kamis (19/3/2020). 

BARITORAYAPOST.COM (Kuala Kurun) – Pupuk milik Koperasi Balawan Hapakat yang diduga dicuri oknum yang tidak lain adalah orang dalam berinisial AD (52) bersama temannya di Block M.00, Kebun Kemitraan PT.MSAL Desa Taringen, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Kamis (12/3) sekitar pukul 20.30 WIB.

Lantaran hal itu, pihak koperasi mengalami kerugian sekitar Rp.11 juta lebih. Karena merasa keberatan  langsung di laporkan ke Polsek Manuhing, pada Kamis, (19/3/2020) sekitar jam 08.00 WIB.
 

Kejadiannya ketika itu, Ketua Koperasi Balawan Hapakat TA (45) sedang berada di Palangka Raya mendapatkan telpon dari dari temannya RU yang juga anggotanya, saat itu ia melihat bahwa pupuk yang ada ditempat semula hilang, seketika itu disuruh untuk mencarinya dan melakukan pengintaian.

Setelah itu, mereka RU mengajak RI, mencari dibeberapa tempat, namun setelah mendatanggi kebun Kemitraan PT MSAL, mereka  ada menemukan tumpukan pupuk yang ditutup memakai terpal warna biru.

Kemudian, mereka berdua yang sudah diperintahkan itu, mengintai yang diduga para pelaku, ternyata benar mereka berdua langsung menangkap AD dan kawannya.

Karena itu ketua, Koperasi Balawan Hapakat, langsung mendatangi dan melaporkan apa yang sedang terjadi ke Mapolsek Manuhing.

Sementara itu, Kapolres Gunung Mas, 
AKBP Rudi Asriman SIK melalui Kapolsek Manuhing Ipda Juwito membenarkan adanya tindakan pencurian milik koperasi Balawan Hapakat. Akibat ulah tersangka tersebut pihak koperasi langsung melaporkan ke pihaknya dan meceritakan apa yang terjadi.

“Setelah kita menerima laporan kita langsung menindaklanjuti mendatangi TKP, catat saksi-saksi dan ternyata tersangkanya adalah orang dalam juga. Namun, mereka pelaku saat itu tertangkap basah saat mengambil pupuk itu oleh kedua orang anggotanya koperasi itu juga,” sebutnya, Jumat (20/3/2020).

Modus operandinya, ujar dia, mereka diduga pelaku yang saat itu adalah anggota koperasi. Namun sebelumnya,  diambil pupuk sawit tersebut tanpa sepengetahuan orang termasuk ketua dan menumpukannya di blok M.00 kebun kemitraan milik PT MSAL tersebut, akibatanya koperasi mengalami kerugian matril.

“Kerugian yang dialami oleh koperasi, sekitar Rp.11.241.248 dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka kita amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut dan untuk pelaku pencurian itu sudah kita titipkan di tahanan Polres Gumas,” tutup dia. (Yes/Red/BRP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Back to Top