Selamat Hari Bhayangkara Ke- 74 | Kamtibmas - Kondusif - Masyarakat Semakin Produktif | Selamat Hari Bhayangkara ke-74

Wednesday, May 27, 2020

Bos Penyuplai Ikan Warga Palangka Raya Meninggal Dunia di Pasar Kurun, Ini Penyebabnya

 

Jenazah Masri masih tergeletak di jalan pasar lama Kurun dan dievakuasi tim medis, Rabu (27/5/2020). 

BARITORAYAPOST. COM (Kuala Kurun) - Bos penyuplai ikan Rusmariansyah alias Masri (40) warga Pantai Cemara Lebat II, Kecamatan Pahandut Seberang, Kota  Palangka Raya, naasnya ia meninggal dunia, diduga akibat serangan jantung dan pihak RS Kurun juga sempat menduga karena suep covid-19 di daerah Pasar Lama, Keluraha Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Rabu (27/5/2020) pagi  sekitar pukul 05.30 WIB.



Kala itu, Masri berangkat dari Kota Palangka Raya subuh sekitar pukul 01.00 WIB, bersama rekan kerjannya Khairil (27) namun diperjalanan ia mengeluh, dan selama dijalan keduanya sedikitnya dua kali berhenti, akibat keluhan yang diderita korban, pada saat itu sakit dada sebelah kirinya.

Setibanya di Pasar Kurun, Masri langsung turun dan ia mau ke lanting untuk buang air, kemungkinan jalan menuju itu terdapat jalan licin dan miring. Akan tetapi temannya tidak melihat apa yang terjadi dan mungkin disitu almahum ini menghembuskan nafas terakhirnya, saat itu korban ditemukan dengan posisi tertelungkup dan sudah meninggal dunia.

Seketika itu juga dilaporkan ke pihak Kepolisian, BPBD dan Tim Kesehatan untuk di bawa ke RSUD Kurun. Namun, disana sempat alot, usai bernegosiasi dengan keluarga dan pihaknya pun menerima untuk disemayamkan di tempat pemakaman, sekitar pukul 10.30 WIB dan pukul 11.30 WIB telah selesai dilakukan penguburan sesuai protokol covid-19.




Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas (Satgas) Maria Efiantie mengatakan, memang dimasa pandemi seperti ini, maka pihaknya mengambil tindakan sesaui protokol covid-19 yang aman dan dibantu dari Tim Satgas untuk evakuasi. Akan tetapi pihaknya masih belum mengetahui apa penyebab korban sampai meninggalnya.

“Sesampai di RS Kurun, yang langsung di pull up  teman-teman dari surfilends Dikes Gumas, dan itukan perlu digali lebih jauh lagi seperti riwayat dari penyakit korban atau keluhan sebelumnya dan perlu dilengkapi kalau memang diperlukan bisa diambil swapnya untuk menjawab keresahan dan karena almarhum ini meninggal dengan cara mendadak dan memang gejalanya itu mirif,” ucap Maria dikomfirmasi, Rabu (27/5/2020) siang.




Hal senada dikatakan Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman SIK membenarkan adanya orang meninggal secara mendadak, bahkan di tubuhnya tidak ada tanda-tanda kekerasan, maka pihaknyapun tidak tau secara rinci dari penyebab meninggalnya yang bersangkutan dan pihaknya pun sudah mengevakuasi jenazah korban untuk di bawa ke RS Kurun.



“Tadi pagi kami ada menerima laporan bahwa ada orang mendadak meninggal dunia dan sudah kita evakuasi ke RS Kurun, dan keluarga korban sudah menerima untuk disemayamkan di Kurun, dilakukan juga secara protokol covid-19,” pungkasnya. (Yes/Red/BRP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

Kapolda & Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74 debuyandi debuyandi debuyandi
Peta Sebaran Kasus COVID-19 | di Provinsi Kalimantan Tengah Tanggal 06 Juli 2020 debuyandi
Danramil 0906-06 Samboja & Kapolsek Samboja, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74

debuyandi
Back to Top