Selamat Hari Bhayangkara Ke- 74 | Kamtibmas - Kondusif - Masyarakat Semakin Produktif | Selamat Hari Bhayangkara ke-74

Monday, May 25, 2020

Cara Pelaku Membunuh Anaknya Sendiri Terbilang Sadis, Ini Kronologisnya!

BARITORAYAPOST.COM (Muara Teweh) - Akhirnya pelaku pembuang bayi berhasil diringkus. Pelakuknya NT alias Natal (24) honorer Pustu Desa Bintang Ninggi I tinggal di Desa. Bintang Ninggi II, RT 05, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara.

Kapolres Barito Utara melalui Kasat Reskrim Polres Barut AKP Krisntanto Situmeang SIK mengatakan, kronologis pengungkapan, setelah mendapat informasi mengenai adanya penemuan mayat bayi di wilayah Desa Bintang Ninggi II, RT. 5, kemudian Tim Olah TKP Sat Reskrim Polres Barito Utara melakukan Olah TKP dipimpin Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP Kristanto Situmeang.

"Hasil dari olah TKP dan pengumpulan bahan keterangan disekitar TKP, didapat informasi bahwa ada salah satu warga yang selama ini diduga hamil, dan beberapa hari sebelum peristiwa penemuan mayat bayi, jarang keluar rumah," terang AKP Kristanto, Senin (25/5/2020) sore.

Mendasari informasi tersebut, Tim Gabungan yang terdiri dari Personil Sat Reskrim dan Polsek Bukit Sawit, pada hari Minggu tanggal 24 Mei 2020 sekira pukul 23.50 WIB, menjemput diduga tersangka atas nama NT, Amd.Keb dari tempat tinggalnya sementara yaitu di ruang Kelas VI SD Bintang Ninggi II yang berjaak sekitar 30 meter dari rumah tempat tinggalnya. Hasil sementara keterangan dokter RSUD Muara Teweh yang melakukan VER, menerangkan bahwa mayat bayi tersebut berjenis kelamin laki, waktu kematian diperkiran antara 2 sampai dengan tiga hari. Mayat bayi tersebut dilahirkan dalam usia kehamilan normal. Bagian mulut bayi disumpel dengan menggunakan gumpalan pembalut wanita. 

Begini Cara Ibu Biadab Bunuh Bayinya. 

Berdasarkan hasil interogasi secara intensif, akhirnya tersangka mengakui telah telah membunuh bayi laki-laki yang baru dilahirkannya pada hari Jumat tanggal 22 Mei 2020 sekitar pukul 21.00 WIB, di rumahnya.

Menurut keterangan tersangka NT, ia melahirkan bayi laki-laki tanpa bantuan persalaninan orang lain. Pada saat tersangka merasakan tanda-tanda akan melahirkan, tersangka ke dapur dan melahirkan di dapur. Setelah bayi lahir, kemudian tersangka menyumpal mulut bayi dengan menggunakan pembalut wanita yang telah digulung dan dilipat sampai dengan bayi tersebut tidak mengeluarkan suara tangisan.

Baca Juga:

Bu Haji Kaget saat Membuka Plastik Ternyata Ini Isinya!

"Setelah dipastikan tidak ada lagi suaranya, kemudian tersangka memasukan tembuni dan bayi laki-laki tersebut ke dalam kantong plastik warna hitam yang sebelumnya telah berisi sampah dapur. Kemudian bayi-bayi tersebut dibuang ke tumpukan dahan dan ranting bekas ditebang/dipotong yang berada tidak jauh dari dapur rumah tersangka," terang Kristanto.

Pelaku dikenakan pasal 338 yo 341 KUHP maksimal pidan penjara 15 tahun. (Ab/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

Kapolda & Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74 debuyandi debuyandi debuyandi
Peta Sebaran Kasus COVID-19 | di Provinsi Kalimantan Tengah Tanggal 06 Juli 2020 debuyandi
Danramil 0906-06 Samboja & Kapolsek Samboja, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74

debuyandi
Back to Top