Selamat Hari Koperasi Indonesia, 12 Juli

Thursday, May 7, 2020

Catatan Sejarah Tokoh Pembangunan, Surat Untuk Rakyat Dari Drs. H. Zain Alkim (Edisi 5)

Drs. H. Zain Alkim, Mantan Bupati Barito Timur yang menjabat selama dua periode, yakni periode 2003–2008 dan 2008–2013. kemudian menjabat anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah untuk periode 2014–2019. Saat ini Drs H Zain Alkim sebagai Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur 2019 - 2024. (Foto:YCP-2013). 

BARITORAYAPOST.COM (Tamiang Layang) - Mengungkap jati diri Drs. H. Zain Alkim, dimulai dari Keluarga Religius di Desa Magantis. Dari sebuah karya tulisan yang tercatat dalam buku "Dedikasi Untuk Rakyat", Drs. H. Zain Alkim merilis nama Desa yang menjadi tempatnya bernaung, berbagi kisah untuk merangkai sebuah cerita kehidupan dalam ikatan sebuah keluarga yang teramat dicintai dan disayanginya.

Kronik masa kecil di Desa Magantis. Demikian nama salah satu desa dari 105 desa yang kini termasuk wilayah Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Letaknya tak begitu jauh, hanya sekitar tiga kilometer dari Tamiang Layang, ibukota Kabupaten Barito Timur saat ini. Desa ini masih tampak hijau nan asri, dengan udaranya yang sejuk dan bersih. Masih terdengar di pagi hari, beterbangan burung-burung melintasi desa untuk mencari makan di sejumlah pepohonan dengan irama kicaunya yang khas.

Tak ketinggalan hangatnya pancaran sinar mentari sepanjang tahun yang selalu menghiasi wajah desa ini. Karunia Tuhan yang sungguh tiada ternilai ini, pada akhirnya turut mengkontribusi tingkat kesuburan tanah di desa ini. 

Alhasil, vegetasi hutan alam khas Kalimantan Tengah banyak tumbuh subur di wilayah ini. Seperti jenis kayu kruing, kayu tengkawang, kayu jelutung, kayu damar, termasuk pula aneka tumbuhan lainnya, seperti pinang hutan, rotan, berbagai jenis tumbuhan palma, beraneka ragam anggrek, bambu, dan berbagai jenis tumbuhan hutan tropis lainnya yang belum tercatat dalam katalog ilmu pengetahuan.

Secara historis, Kabupaten Barito Timur adalah wilayah pemekaran dari Kabupaten Barito Selatan. Sejatinya, perjuangan pemekaran itu sudah dilakukan oleh para tokoh Barito Timur sejak 1964 silam yang kemudian menghasilkan kesepakatan Piagam Karang Langit.

Dan setelah 38 tahun berlalu, pada era reformasi, tepatnya medio Mei 2002, perjuangan pemekaran itu barulah membuahkan hasil. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2002 tanggal 10 April 2002, yang dimuat dalam Lembaran Negara Nomor 18 Tahun 2002, akhirnya Barito Timur ditetapkan menjadi kabupaten definitif.

Dari aspek legal formal, Kabupaten Barito Timur yang beribukota di Tamiang Layang ini terbentuk bersama-sama dengan tujuh kabupaten lainnya di Provinsi Kalimantan Tengah.

Baca Juga:
Proses pemekaran daerah ini dikukuhkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Jend. TNI (Purn.) Hari Sabarno, pada 2 Juli 2002. Sebagai tindak lanjut dari pengukuhan pemekaran itu, maka pada 3 Agustus 2002, Gubenur Kalimantan Tengah (saat itu) Drs, H. Asmawi Agani meresmikan Barito Timur sebagai kabupaten definitif.

Sehingga, tanggal 3 Agustus inilah pada setiap tahun disepakati dan ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Barito Timur hingga sekarang. Dan pada saat itulah, dari sebuah nama desa Magantis, seorang Pria yang telah membuat catatan sejarah di kabupaten Barito Timur sebagai tokoh pembangunan dengan segala cerita hidupnya tertulis. (YCP/Red).

Sumber: Dikutip dari buku "Dedikasi untuk Rakyat." Cetakan Tahun 2011.

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

Peta Sebaran Kasus COVID-19 | di Provinsi Kalimantan Tengah Tanggal 14 Juli 2020

debuyandi
Back to Top