Selamat Hari Koperasi Indonesia, 12 Juli

Friday, May 8, 2020

Danramil 08/Melonguane Hadiri Rapat Muspika

Talaud, - Danramil 08/Melonguane, Lettu Inf Rudolf J. Maariwuth menghadiri rapat musyawarah Pemerintah Kecamatan Melonguane (Muspika) yang dipimpin langsung Camat Melonguane, Oni Maliatja, Jum'at (8/6).

Adapun agenda rapat membahas tentang pengusulan Program kerja penanganan Penyakit Demam Berdarah (DBD), yang saat ini juga sedang mewabah di kecamatan Melonguane sebagai Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Talaud.

Camat Melonguane, Oni Maliatja saat memimpin rapat mengatakan, lebih baik kita mencegah daripada mengobati, maka dalam rapat hari ini, saya selaku pimpinan di wilayah Kecamatan Melonguane akan melaksanakan Program kerja pembuatan Drainase disetiap rumah keluarga masyarakat kecamatan Melonguane sekaligus sebagai Kota Kabupaten Talaud. "Saya akan mewajibkan disetiap rumah keluarga harus membuat drainase atau selokan air sehingga air yang tergenang akan meresap kedalam tanah, program ini juga akan saya Laporkan kepada Pemerintah Kab Kepulauan Talaud untuk mendapat dukungan sesuai gambar secara teknis oleh Tim teknis, karena Kecamatan Melonguane adalah Kota Kabupaten dimana terdapat banyak genangan air dan tumpukan sampah dimana mana-mana dari tiga kelurahan yang ada di dalam Kota Kabupaten, dari setiap usulan yang timbul dari berbagai kalangan baik tokoh Masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat sebagai peserta rapat hari ini saya akan merespon dan catat, ini akan menjadi bahan usulan kepada pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud," ungkapnya.


Dalam rapat tersebut, juga dihadiri oleh Danramil 08/Melonguane, Lettu Inf Rudolf J. Maariwuth.

Danramil menambahkan bahwa, usulan yang sudah disampaikan dari bebagai pihak telah didengar dan dipahami tujuannya adalah sangat positif dalam pecegahan penularan DBD (penyakit demam berdarah) namun program drainase ini masih dalam proses, saya menyarankan kepada pak camat dalam waktu dekat ini tetap dilaksanakan Fogging atau pengasapan dari setiap Kelurahan yang ada di dalam Kota Melonguane, terutama pada sektor yang terjadi air tergenang karena genangan air adalah bagian dari sarang bibit nyamuk DBD saat ini.

"Kita tahu semua situasi saat ini masih dalam penanganan pencegahan Covid-19 dan belum berakhir, kita semua berharap uslan-usulan dari warga masyarakat dari berbagai pihak akan didukung oleh pemerintah Kabupaten," ujarnya. (Red).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

Peta Sebaran Kasus COVID-19 | di Provinsi Kalimantan Tengah Tanggal 14 Juli 2020

debuyandi
Back to Top