Selamat Hari Bhayangkara Ke- 74 | Kamtibmas - Kondusif - Masyarakat Semakin Produktif | Selamat Hari Bhayangkara ke-74

Wednesday, May 27, 2020

Mantap, 4 Tahun PNBP Sektor Pertambangan Kalteng Dapat Tembus Rp7 Triliun Lebih

BARITORAYAPOST.COM (Palangka Raya) - Mantap dan luar biasa, hal tersebut dapat disematkan untuk Pemprov Kalteng semasa dipimpin oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Habib Ismail Bin Yahya, selama empat tahun ini memimpin Provinsi Kalteng.

Berbagai karya dan kerja yang dilakukan dapat meningkatkan PAD Kalteng sehingga APBD juga bertambah, dan pembangunan meningkat termasuk peningkatan kesehatraan dan membantu warga bidang pendidikan hingga lainya.

Terbukti dari salah satu sektor Sumber Daya Alam yang di pantau dan menjadi pendapatan daerah, salah satunya dari sektor pertambangan.

Hal ini terbukti sejak menjabat menjadi Gubernur pada Mei 2016, Gubernur Sugianto Sabran membuat gebrakan mengecek dan merajia tambang ‘nakal’ diberbagai daerah karena royalty ke Kalteng tidak masuk akal, di daerah yang kaya hanya mendapatkan sedikit pemasukan.

Dengan modal keberanian itulah, Sugianto Sabran dapat mendongkrak sedikit demi sedikit kenaikan untuk PAD Kalteng dari simber tambang.

Buktinya di tahun 2015 hanya sampai Rp531 Miliar didapatkan Kalteng dan dibagi bagi ke Kabupaten/Kota, rupanya tahun 2016 naik menjadi Rp951 Miliar.

Melihat hal itu, bukan tidak mungkin bisa naik lagi, Gubernur Sugianto makin gencar lagi sidak ke lokasi tambang, sidak ke kapal tongkang dan kantor Dinas Provinsi untuk mengkalkulasi potensi yang sehatusnya menjadi keintjngan daerah Kalteng.

“Alhamdulillah upaya yang terus dilakukan kami buktikan di tahun 2017 kita cek mulai sudah bagus dan tertib, dan dapat tembus Rp40.1,7 Triliun, dan tahun berikutnya bertambah naik. Inj adalah upaya Pemprov dalam meningkatkan PAD dan APBD Kalteng. Bisa untuk peningkatan pendidikan, pembangunan lainya, yang selama ini kami dalurkam dan realisasikan di masyarakat,” ucap Gubernur Sugianto, usai melaksanakan repleksi HUT Kalteng ke-63 tahun, kemarin.

Dari informasi Dinas ESDM Provinsk Kalteng, untuk Realisasi PNBP)Penerimaan Negara Bukan Pajak mineral dan batu bara) mulai tahun 2016-2020 terus meningkat, mulai hanya sedikit yaknk  sebesar Rp531 Milit, kini menjadi Rp8,2 Triliun. Ini juga berbanding lurus, naik 1000.162% (14X dari 2014) dan DBH (Dana Bagi Hasil ) dri 2015 sebesar Rp. 424 Miliar menjadi Rp6 Triliun (2016-april 2020) atau naik 1.502% (14X dari 2015).

Hal ini menunjukan harus benar benar dipantau dan diawasi oleh Dinas ESDM, aparat keamanan serta juga insyansi terkait lainya, agar dalam pembayaran pajak serta royalty berjalan baik serta terkontrol. Mengapa?

Adapun realisasi PNBP sektor tambang dari tahun ke tahun sebagai berikut: 
  • 2015 PNBP Rp531 Miliar 
  • 2016 Rp951 Miliar 
  • 2017 Rp1,7 T
  • 2018 Rp2,0 T
  • 2019 Rp2,2 T
31 April 2020 Rp763 M Total Rp8, 2 T.
 (BS/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

Kapolda & Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74 debuyandi debuyandi debuyandi
Peta Sebaran Kasus COVID-19 | di Provinsi Kalimantan Tengah Tanggal 06 Juli 2020 debuyandi
Danramil 0906-06 Samboja & Kapolsek Samboja, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74

debuyandi
Back to Top