Selamat Hari Bhayangkara Ke- 74 | Kamtibmas - Kondusif - Masyarakat Semakin Produktif | Selamat Hari Bhayangkara ke-74

Saturday, May 9, 2020

Waket I DPRD Bartim Bertemu dengan Penemu Obat Herbal yang Diduga Bisa Sembuhkan Covid-19

Wakil Ketua I DPRD Bartim, Ariantho S. Muler, ST.,MM (kiri) saat berbincang dengan Kepala Dusun Ampari Dalam Hengki (tengah) dan Andreas Trimolianto (kanan) Penemu Obat Herbal di rumah Jabatan Tamiang Layang, Sabtu (9/5/2020).  

BARITORAYAPOSTCOM (Tamiang Layang) - Maraknya berita terkait Coronavirus Desease (Covid - 19) yang melanda bangsa Indonesia bahkan puluhan negara. Hal tersebut membuat para pakar/ahli yang membidangi ilmu pengobatan baik dari profesor maupun dokter bahkan para tabib, terus berupaya meneliti dan mencari obat yang dapat menyembuhkan atau mencegah virus yang sudah menelan jutaan korban disegala penjuru dunia.

Setelah Viral nya penemuan Obat herbal yang di duga bisa mengobati Covid-19 hari ini, Wakil ketua I DPRD Bartim bertemu langsung warga masyarakat dari Ampari Bura dalam yang mendapatkan obat herbal ini.  

Menurut Wakil Ketua I DPRD Bartim Ariantho S. Muler, ST.,MM herbal ini patut didukung dan di uji coba kepada pasien Covid- 19, mengingat sampai hari ini belum ada obat yang di temukan untuk mengobati Virus Ganas ini.

"Selaku bagian dari pemerintah, Saya mengapresiasi atas upaya dari masyarakat seperti ini karena ini juga ada salah satu upaya masyarakat kita dalam memerangi Covid- 19," ucap Waket I DPRD Bartim ini, saat ditemui awak media Baritorayapost.com Sabtu (09/05/2020).

Lebih lanjut, Kita memang tidak bisa melakukan uji coba kepada pasien positif, karena pasien yang di rawat di Rumah sakit rujukan menggunakan Protokol penanganan Covid- 19 sehingga kita tentunya tidak bisa mengintervensi penanganan medis namun paling tidak melalui dinas Kesehatan. Jika nanti ada pasien baru yang hasil Rapid tes nya menunjukkan Positif, kami berharap herbal ini bisa di lakukan uji coba kepada pasien sebelum di rujuk ke Rumah sakit rujukan, lanjutnya.

"Saya meliat langsung 3 jenis herbal yang katanya di gabung menjadi satu untuk mengobati Covid- 19 ini. Dari ketiga jenis herbal ini memang dari sejal nenek moyang kita orang Dayak sering di gunakan sebagai obat herbal. Dari ketiga jenis herbal ini memiliki fungsi pengobatan masing-masing bagi orang dayak maanyan dan lawangan," ungkap Ariantho.

Pria yang menduduki kursi dewan selama 4 periode ini meyakini keampuhan dari jenis daun yang diduga dapat menyembuhkan Covid- 19 ini, dijelaskan Ariantho S Muler bahwa obat Herbal tersebut yakni:
  1. Hebal ke satu memiliki fungsi untuk mengobati Infeksi, Demam, Tekanan darah Tinggi dan sakit badan.
  2. Herbal yang kedua memiliki fungsi untuk memulihkan kesehatan tubuh setelah sakit, mengobati Diare dan buah nya sering di gunakan untuk meningkatkan Imun Tubuh.
  3. Herbal jenis ketiga adalah obat untuk penyakit Asma. Jadi itu fungsi pengobatan masing-masing herbal tersebut yang selama turun menurun di gunakan oleh orang Dayak.
Kami tidak bisa menyebutkan nama detail herbal ini karena di minta oleh penemunya untuk tidak di sebutkan demi menjaga untuk tidak terjadi perburuan yang tidak ramah lingkungan terhadap herbal ini, papar pria yang berjiwa sosial dan kerap kali mengantar aspirasi rakyat agar terpenuhi niat baik warganya.

Politisi dari partai PKPI ini berharap hal ini dapat ditindaklanjuti oleh beberapa unsur terkait. "Sekali lagi kita Apresiasi sekecil apapun niat baik dari masyarakat ini sehingga kami sekali lagi berharap herbal ini dapat di uji coba ke pasien Positif Covid-19," harapnya.


Baca Juga:

Respon Positif Dinkes Bartim, Penemuan Obat Herbal Yang Diduga Bisa Menyembuhkan Covid- 19. Ini Tanggapannya!

Dapat Ilham, Warga Bartim Ini Temukan Obat Herbal Untuk Korban Covid- 19

Sementara penemu obat Herbal, Andreas Trimolianto didampingi oleh Hengki selaku Kepala Dusun Ampari Dalam, usai bertemu Waket I DPRD Bartim mengatakan bahwa pihaknya telah mendapat respon positif, dan mendukung untuk bisa diuji coba lebih lanjut, pungkasnya. (YCP/Kdn/Red).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

Kapolda & Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74 debuyandi debuyandi debuyandi
Update Data Situasi COVID-19 di Provinsi Kalimantan Tengah | per Tanggal 27 Juni 2020

debuyandi
Danramil 0906-06 Samboja & Kapolsek Samboja, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74

debuyandi
Back to Top