Selamat Hari Bhayangkara Ke- 74 | Kamtibmas - Kondusif - Masyarakat Semakin Produktif | Selamat Hari Bhayangkara ke-74

Monday, June 29, 2020

Dari 5 Tersangka ada 4 Kasus berhasil diungkap Polres Bartim, Begini keterangan Hasil Press Release

BARITORAYAPOST.COM (Tamiang Layang) - Ada 4 kasus berbeda yang berhasil diungkap jajaran Polres Barito Timur (Bartim), Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan ditetapkan 5 tersangka yang terjadi di wilayahnya hukum Polres Bartim yang juga masih akan ditindaklanjuti.

Dari 4 kasus tersebut yakni, Pencurian dengan pemberatan (pencurian sarang burung walet), kasus penggelapan SPBU dan dua kasus persetubuhan serta kasus pencabulan anak dibawah umur. Pada keempat kasus tersebut, Jajaran Polres Bartim berhasil mengamankan 5 tersangka. 

Hal tersebut diungkapkan pihak Polres Bartim dalam gelar Press Release yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bartim, AKBP Hafidh Susilo Herlambang.SIK, dan didampingi Kasat Reskrim, Kapolsek Dusun Tengah, Kapolsek Pematang Karau, Kapolsek Patangkep Tutui juga disaksikan anggota Polres lainnya,  dihalaman Media Center Polres Bartim, Senin (29/06/2020).



Kapolres Barito Timur, AKBP Hafidh Susilo Herlambang SIK mengatakan, untuk Kasus Pencurian dengan pemberatan sarang burung walet, pihaknya telah mengamankan 2 orang tersangka yakni TS alias T dan U alias K. 

"Untuk kasus pencurian walet ini terjadi di wilayah Hukum Polsek Dusun Timur. Dan dari tangan kedua tersangka didapat barang bukti berupa uang lebih kurang sebesar Rp175 juta dan beberapa barang bukti lainnya," ucap Kapolres disela kegiatan.

Kedua tersangka disangkakan pasal 363 ayat (1) ke-4e Jo Pasal 64 ayat (1) dan atau pasal 374 Jo pasal 56 Jo pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman lebih kurang 7 tahun penjara.

Sedangkan untuk kasus penggelapan SPBU, pihaknya berhasil mengamankan satu orang tersangka yakni AP. "Kasus penggelapan SPBU ini terjadi diwilayah Hukum Polsek Dusun Tengah. Dan dari tangan tersangka didapat barang bukti satu buah sepeda motor Ninja dan sejumlah uang. Atas perbuatan AP, ditaksir kerugian korban lebih kurang Rp2 M," jelas Kapolres.

Lebih lanjut, perbuatan tersangka AP ini hampir 1,5 tahun dilakoninya, saat ini kita masih mendalami kasus ini, apakah ada tersangka baru lagi dan akan kita hitung lagi secara terperinci berapa jumlah kerugian korban selama AP beraksi. 

"Dari hasil perbuatannya tersebut, AP disangkakan pasal 374 Jo pasal 64 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara," lanjutnya. 



Sementara untuk 2 kasus persetubuhan dan pencabulan anak dibawah umur, masih kata Kapolres, 1 orang tersangka diwilayah hukum Polsek Patangkep Tutui, dan 1 orang tersangka di wilayah hukum Polsek Pematang Karau. 

"Untuk tersangka di Patangkep Tutui yakni RP, dan untuk di Pematang Karau, yakni WM. Selanjutnya tersangka RP, melakukan aksinya terhadap korban yakni dengan dipengaruhi minuman beralkohol dan dijanjikan imbalan uang sebesar Rp100 ribu," terang Kapolres. 

Dan untuk tersangka WM hasil interogasi, tersangka melakukan aksinya dengan memperdaya korban agar mau disetubuhi dan dijanjikan akan dinikahi. "WM melakukan aksinya sudah 10 kali, dan saat ini korban hamil," ungkapnya. 



"Sesuai ketentuan hukum atas kejadian tersebut, kedua tersangka disangkakan pasal 81 ayat (2) undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah nomor 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp15 M," tegas Kapolres.

Orang nomor satu dijajaran Polres Bartim ini mengatakan bahwa kasus tersebut akan terus di ungkap lebih dalam lagi. "Kita akan tindaklanjuti kasus ini, dan kemungkinan ada tersangka selain ini," pungkasnya.(YCP/Red).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

Kapolda & Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74 debuyandi debuyandi debuyandi
Update Data Situasi COVID-19 di Provinsi Kalimantan Tengah | per Tanggal 27 Juni 2020

debuyandi
Danramil 0906-06 Samboja & Kapolsek Samboja, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74

debuyandi
Back to Top