Selamat Hari Bhayangkara Ke- 74 | Kamtibmas - Kondusif - Masyarakat Semakin Produktif | Selamat Hari Bhayangkara ke-74

Friday, June 12, 2020

DPRD Setuju Apabila Kearipan Lokal Berpayung Hukum Bagi Peladang di Gumas

 

Wakil Ketua I DPRD Gumas Binartha didampingi pejabat setempat, ketika berbincangi di depan kantor bupati Gumas, Rabu (10/6/2020). 

BARITORAYAPOST.COM (Kuala Kurun) - Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyentujui apabila kearipan lokal ada payung hukum dari Pemerintah Kabupaten Gumas, terutama bagi para peladang lokal yang ada. Sehingga,hal tersebut perlunya adanya peran dari pemerintah desa (Pemdes) di wilayah setempat.

“Kami sangat apresiasi dan setuju kalau kearipan lokal kita di Gumas ada payung hukumnya terutama bagi peladang kita lokal, dan yang ditekankan juga bagi Pemdes harus bisa kodinir wilayah setempat untuk mengetahui, begitujuga dengan adanya lampu kuning ini masyarakat juga jangan langsung membakar nanti salah lagi, sebelum adanya payung hukum ada,” sebut Wakil Ketua I DPRD Gumas Binartha saat dibincangi di depan kantor bupati Gumas, Rabu (10/6/2020).

Politisi dari Partai Golkar ini menyebut, dengan adanya payung hukum tersebut juga ada pengecualian terhadap para peladang. Khusunya bagi peladang yang ada di lahan gambut, memang tidak diperbolehkan, mengingat musim kemarau yang sering terjadi dapat menyebabkan kabut asap.

“Dengan adanya lampu kuning tersebut itu, bagi peladang  ada pengecualian terutama di lahan gambut memang itu tidak bisa, dan payung hukum yang dibuat itu nanti terkhusus bagi mereka yang ada di luar lahan gambut,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan legislator dari Dapil II meliputi lima kecamatan yakni kecamatan Rungan, Rungan Hulu, Rungan Barat, Manuhing Raya dan Manuhing ini menuturkan, bahwa sebagai mana diketahui kaerifan lokal di daerah yang tidak berlahan gambut tersebut, seandainya waktu untuk sejam atau dua jam saja sudah hilang.

“Sebagai contoh pengalam kita yang sudah lewat lalu itu, kebakaran lahan banyak membakar itu bukan langsung dilahannya namun diluar  punya sendiri, atau punya orang, karena dia takut. Dan pihak keamananpun siapa yang memiliki tanah yang membakar akan diangkut,” pungkasnya. (Gms/Red/BRP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

Kapolda & Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74 debuyandi debuyandi debuyandi
Update Data Situasi COVID-19 di Provinsi Kalimantan Tengah | per Tanggal 27 Juni 2020

debuyandi
Danramil 0906-06 Samboja & Kapolsek Samboja, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74

debuyandi
Back to Top