Selamat Hari Bhayangkara Ke- 74 | Kamtibmas - Kondusif - Masyarakat Semakin Produktif | Selamat Hari Bhayangkara ke-74

Saturday, June 13, 2020

Dua Mobil Terlibat Tabrakan Dekat Perbatasan Kabupaten Gumas dan Pulang Pisau

 


Tampak petugas Satlantas Polres Gumas bersama warga sedang mengevakuasi korban lakalantas di Ruas Kurun Palangka Raya, Jumat (12/6/2020). 

BARITORAYAPOST.COM (Kuala Kurun) – Dua unit mobil jenis mini bus mengalami tabrakan di ruas Jalan Kurun-Palangkara Raya, yakni dekat perbatasan antar Kabupaten Gunung Mas (Gumas) dengan Pulang Pisau tepatnya di Desa Pematang Limau, Kecamatan Sepang, Jumat (12/6/2020) sekira pukul 08.00 WIB.



 Akibatnya, dua pengemudi mobil bersama penumpang  yakni  mobil Daihatsu Grand Max warna Siver, bernopol KH 1965 TE dikemudikan Isnanto (43) bersama istri Sofi (32) anaknya  M Ega Al Fio (5) mengalami luka-luka cukup serius sehingga dibawa ke Puskesmas Sepang untuk mendapatkan perawatan medis.



Sementara untuk, mobil Mitshubisi Pajero Warna Putih Plat KH 1328 FL dikemudikan Yusril saleh, dengan ditupangi M Saleh (50) mereka berdua selamat  namun Asriati Bakri mengalami luka-luka dan harus dirawat di Puskesmas Sepang.



Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman SIK melalui Kasat Lantas Polres Gumas AKP Rikky Operiady, S. Sos SIK membenarkan kejadian itu, bahwa kedua mobil mini bus tersebut bergerak dari arah yang berlawanan yakni mobil Daihatsu dikemudikan Isnanto (45) dari Kurun menuju Kota Palangka Raya, sedangkan Mobil Pajero dikemudikan Yusril dari arah Palangka Raya menuju  Kurun.



“Memang benar mas kejadiannya kemarin pagi, yang mana kita menduga saat itu mereka sama sama-sama laju dari arah yang berlawanan, karena posisi serta jarak mobil keduannya terlalu dekat sehingga terjadilah kejadian yang tidak bisa diduga atau dihindari yakni saling bertabrakan,” ucap AKP Rikky, Sabtu (13/6/2020).




Lanjut dia menyebut, factor utama penyebab dari laka lantas tersebut, diakabatkan kurang kehati-hatian dari kedua pengemudi mini bus, apalagi saat itu kondisi jalan turunan serta ditambah adanya tanjakan.



“Dimana saat itu juga jalan tanjakan  beraspal memang, namun ketika itu mereka kurang berhati-hati akibatnya terjadi tabrakan seperti itu, memang kita akui untuk marka  jalan dan rambu-rabu dinilai kurang, makanya warga harus berhati-hati ketika melintasi jalan ini,” pungkas dia. (Gms/Red/BRP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

Kapolda & Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74 debuyandi debuyandi debuyandi
Update Data Situasi COVID-19 di Provinsi Kalimantan Tengah | per Tanggal 27 Juni 2020

debuyandi
Danramil 0906-06 Samboja & Kapolsek Samboja, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74

debuyandi
Back to Top