Selamat Hari Bhayangkara Ke- 74 | Kamtibmas - Kondusif - Masyarakat Semakin Produktif | Selamat Hari Bhayangkara ke-74

Tuesday, June 30, 2020

Geruduk Dewan, Ratusan Massa LSM GMBI Tolak RUU HIP

BARITORAYAPOST.COM (Cilacap) - Ratusan massa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Cilacap Wilter Jawa Tengah, menggeruduk Gedung DPRD Kabupaten Cilacap, Senin (29/6/2020).

Mereka datang dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Cilacap, menggunakan mobil dan sepeda motor. Di gedung wakil rakyat itu GMBI menyatakan sikap menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).


Sampai di gedung Dewan, massa berkumpul di halaman gedung menunggu Ketua DPRD Kabupaten Cilacap Taufik Nurhidayat untuk mau menemui mereka. Namun karena Ketua Dewan sedang memimpin sidang paripurna, massa diberi ruang berorasi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan membaca teks Pancasila.

Setelah sekitar 30 menit menunggu, beberapa perwakilan massa LSM GMBI masuk ke gedung untuk beraudiensi dengan Ketua DPRD Cilacap.

Taufik Nurhidayat menyambut baik massa LSM GMBI, karena demo kali ini merupakan yang terbaik dan membuat dirinya bangga. Karena demo kali ini dinilainya paling cerdas dan runut, serta memberi contoh yang baik tentang penerapan protokol kesehatan Covid-19 di era new normal.

Dikatakan Ketua LSM GMBI Distrik Cilacap Wilter Jawa Tengah Muhammad Pintan Laksono, bahwa GMBI Distrik Cilacap menolak adanya RUU HIP, meminta untuk menghentikan RUU HIP dari proses legislasi, cabut RUU HIP dari prolegnas, serta meminta DPRD Kabupaten Cilacap menolak dan menyampaikan aspirasi GMBI.



Dalam Pasal 7 ayat 2, lanjut Pintan, dalam RUU HIP disebutkan Ketuhanan yang Berbudaya. "Sedangkan kita tahu bahwa dalam sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa," tandas Pintan.

Akan jadi apa jika NKRI ini berketuhanan yang berbudaya, karena kita memiliki satu Tuhan Yang Maha Esa. 

"Walaupun kita berbeda agama, tapi tetap pada ketuhanan kita, bukan dengan kebudayaan," ucapnya tegas.

Dalam Bhinneka Tunggal Ika, juga sudah jelas bahwa berbeda-beda tetapi tetap satu jua. "Itu yang menjadi budaya kita, bukan Ketuhanan kita," terang Pintan.

Menanggapi mereka, Taufik mengatakan, aspirasi dari teman-teman GMBI menolak RUU HIP sempat kita diskusikan, bahwa DPR RI bukan atasan dari DPRD Kabupaten Cilacap. "Sebagai ketua Dewan, yang merupakan wakilnya masyarakat Kabupaten Cilacap, aspirasi dari LSM GMBI kita terima, dan akan diteruskan. "Sebab jika tidak diteruskan juga salah," ucap Taufik.

"Bukan berarti kita sebagai Dewan dalam posisi dukung-mendukung, setuju tidak setuju, karena itu bukan ranah kita," ungkap Taufik.

"Artinya, aspirasi LSM GMBI harus kita kawal dan teruskan ke DPR RI dengan didampingi perwakilan dari mereka. Sehingga ketika menyampaikan aspirasi tersebut secara resmi ada saksinya," tandas Taufik Nurhidayat dari Fraksi PDI Perjuangan. (est/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

Kapolda & Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74 debuyandi debuyandi debuyandi
Update Data Situasi COVID-19 di Provinsi Kalimantan Tengah | per Tanggal 27 Juni 2020

debuyandi
Danramil 0906-06 Samboja & Kapolsek Samboja, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74

debuyandi
Back to Top