Selamat Hari Bhayangkara Ke- 74 | Kamtibmas - Kondusif - Masyarakat Semakin Produktif | Selamat Hari Bhayangkara ke-74

Monday, June 1, 2020

Kemendagri Akhirnya Sepakat dengan Garda Indonesia: Ojol Boleh Beroperasi di Masa New Normal


Garda Indonesia rapat bersama tim Kemendagri

BARITORAYAPOST.COM (Jakarta) - Kesalahpahaman tentang penggunaan ojek di era new normal telah diklarifikasi. 

Pertemuan Garda Indonesia dengan pihak Kemendagri itu selain klarifikasi, juga  menghasilkan kesepakatan, bahwa tidak ada pelarangan ojek untuk mengangkut penumpang di era new-normal

Kepada media, pihak Kemendagri yang diwakili Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri yang juga Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar telah menerima delegasi Garda Indonesia yang dipimpin Igun Wicaksono, Minggu (31/5/2020).

Pihak Garda Indonesia mengaku keberatan atas keputusan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang tetap melarang jasa ojek online (ojol)dan ojek konvensional mengangkut penumpang ketika tatanan hidup baru atau new normal diterapkan. 

Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440-830 Tahun 2020.

 Dalam SK itu ojek tetap tidak diperbolehkan mengangkut penumpang sama seperti saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlaku.

Padahal dalam ketentuan sebelumnya, larangan terhadap ojol mengangkut penumpang itu hanya berlaku di masa PSBB. 

"Pengoperasian ojek konvensional/ojek online harus tetap ditangguhkan untuk mencegah penyebaran virus melalui penggunaan helm bersama dan adanya kontak fisik Iangsung antara penumpang dan pengemudi," demikian bunyi kalimat Kepmendagri yang ditandatangani Mendagri Tito Karnavian dalam  SK Nomor 440 - 830 Tahun 2020 itu.

Bahtiar menegaskan, dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440 - 830 Tahun 2020 Tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, memang ada panduan bagi ASN dalam menyongsong new normal life. Salah satunya, adalah soal penggunaan transportasi umum.

Dalam pertemuan dengan Garda Indonesia ,yang berlangsung di ruang rapat Gedung A Lantai I Kementerian Dalam Negeri tersebut pihak Kemendagri memberi klarifikasi bahwa sejatinya tidak ada larangan bagi ojek untuk membawa penumpang.

Pihak Kemendagri sendiri diwakili oleh Sekjen Muhammad Hudori, Staf Lhusus bidang politik dan Media Kastorius Sinaga serta plt Dirjen Bina Administrasi dan Kewilayahan Safrizal.


Sedangkan pihak Garda Indonesia diwakili Ketua Umum Igun Wicaksono, Sekjen Ari Nurprianto dan Kadiv SDM Basir Wiliarto.

Sedangkan kesepakatan antara kedua pihak yang tertuang dalam berita acara rapat tersebut adalah, pertama, Kemendagri telah mengklarifikasi SK Nomor 440-830 Tahun 2020 yang intinya tidak ada larangan bagi ojek untuk mengangkut penumpang. Pihak Kemendagri merubah SK tersebut dengan fokus kepada pengaturan ASN di lingkungan Kemendagri dan Pemda.

Kedua, pihak Garda Indonesia telah menerima klarifikasi (bahwa tidak ada pelarangan ojol) dan akan menyosialisasikan hal tersebut ke seluruh ojek online maupun konvensional di seluruh Indonesia.

Ketiga, dengan kesepakatan tersebut  maka dianggap tidak ada permasalahan di dalam surat keputusan Mendagri  tersebut.

Dijelaskan, dalam Keputusan Menteri tersebut, tidak ada larangan terhadap ojek untuk beroperasi. Itu hanya imbauan untuk hati-hati. Himbauan itu semata untuk mencegah kemungkinan terpapar virus.

"Protokol tersebut sifatnya berupa imbauan untuk kehati-hatian bagi ASN di lingkungan Kemendagri dan Pemda, dalam menggunakan transportasi umum, khususnya ojek. Solusinya, masyarakat dipersilahkan memanfaatkan ojek. Sedangkan sebagai pencegahan penularan virus, pengguna ojek dipersilahkan membawa helm sendiri. Helm yang dipakai bersama-sama orang lain rawan menjadi media penularan virus." (Yes/Red/BRP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

Kapolda & Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74 debuyandi debuyandi debuyandi
Peta Sebaran Kasus COVID-19 | di Provinsi Kalimantan Tengah Tanggal 11 Juli 2020

debuyandi
Danramil 0906-06 Samboja & Kapolsek Samboja, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74

debuyandi
Back to Top