Selamat Hari Bhayangkara Ke- 74 | Kamtibmas - Kondusif - Masyarakat Semakin Produktif | Selamat Hari Bhayangkara ke-74

Friday, June 12, 2020

Menyambut Tahun Ajaran Baru, Diknas Propinsi Kalteng Akan Terapkan Ini

BARITORAYAPOST.COM (Palangka Raya) - Ditengah pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan (Diknas) Kalimantan Tengah (Kalteng), dikabarkan telah menyusun skema pendidikan bagi sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) sederajat. Rencananya, skema ini nantinya akan dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2020/2021 pada Juli 2020 mendatang.

"Karena kita kan tidak tahu kapan pandemi Covid-19 ini berakhir, hanya sebatas prediksi saja. Sementara kegiatan pendidikan tidak mungkin tidak dijalankan. Karena itu, konsep ini disiapkan sesuai dengan protokol Covid-19," kata Kepala Diknas Provinsi Kalteng, Dr, Ir H. Mofit Saptono, MP kepada awak media, Jum’at (12/6/2020).

Dia menjelaskan, skema pendidikan ini nantinya akan diberlakukan bagi 982 SMA/SMK sederajat dan SLB,  dijalankan oleh sekitar 5.350 tenaga pendidik di seluruh kabupaten/kota se-Kalteng. Sedangkan penerapannya, disesuaikan dengan klasifikasi status penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah.

"Kita (Diknas) mengelompokkan status daerah dalam dua klasifikasi saja, zona hijau dan non-hijau. Konsep pendidikan yang dijalankan nantinya menyesuaikan menurut pengelompokan itu," terang mantan Wakil Wali Kota Palangka Raya.

Dilanjutkan Mofit, dalam konsep pendidikan di wilayah zona hijau, secara garis besar kegiatan belajar mengajar (KBM) sudah dapat dilaksanakan langsung di sekolah.

“Panduannya itu sudah ada. Sekolah bisa dijalankankan selama 4 jam, siswa masuk berdasarkan sistem shift. Setengah dari jumlah siswa masuk secara bergantian, sehingga sesuai dengan aturan social distancing. Untuk kelas 12 nanti masuknya setiap hari, karena mereka dipersiapkan menghadapi ujian,” terangnya.

Adapun konsep pendidikan bagi sekolah di zona non-hijau (merah), sambung Mofit, pola belajar siswa dilaksanakan secara online dari rumah, dipandu pendidik yang juga mengajar dari rumah, ataupun menjadi guru kunjung jika memungkinkan.

Bagi siswa yang hard-warenya kurang memadai, dikatakan Mofit  telah diupayakan pengadaan 6 ribu unit laptop dan 2.800 unit tablet oleh Gubernur, yang bisa dipinjamkan. Sedangkan, bagi guru yang belum terampil menggunakan aplikasi mengajar secara online, akan dilatih di sekolah.

"Tentunya kita berharap konsep ini nantinya bisa berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari orangtua siswa, terutama sebagai pembimbing mereka ketika belajar di rumah," pungkas Mofit. (GS/Red/BRP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

Kapolda & Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74 debuyandi debuyandi debuyandi
Update Data Situasi COVID-19 di Provinsi Kalimantan Tengah | per Tanggal 27 Juni 2020

debuyandi
Danramil 0906-06 Samboja & Kapolsek Samboja, Mengucapkan| Selamat Hari Bhayangkara ke-74

debuyandi
Back to Top