-->
Selamat Hari Koperasi Indonesia

Wednesday, July 29, 2020

Sidang Sang Pembunuh Suami di Gelar PN Pulang Pisau

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kristalina, SH dan Tory Saputra Marletun, SH saat sidang virtual dengan terdakwa Lina, sang pembunuh Halidi (suami sendiri).  

BARITORAYAPOST.COM (Pulang Pisau) - Sidang lanjutan pembunuhan sadis terhadap Halidi (suami) dengan terdakwa Lina alias Hayni binti Sabwani yang di gelar di Pengadilan Negeri Pulang Pisau memasuki agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi. Sidang yang digelar Selasa tanggal 29 Juli 2020 itu dilaksanakan secara virtual (online Zoom Meeting) itu dipimpin Hakim Ketua Agung Nugroho SH dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kristalina, SH dan Tory Saputra Marletun, SH, dan Penasehat Hukum, Ismael, SH.

Dalam.sidang tersebut, JPU menghadirkan 1 orang saksi anggota kepolisian, yang mana dalam persidangan tersebut dari keterangan saksi terungkap bahwa pada saat penemuan mayat saksi sempat bertemu dengan terdakwa, dan pada saat itu terdakwa seolah-olah tidk mengetahui kejadian tersebut. Namun wajahnya biasa-biasa saja, tidak ada menunjukkan kesedihan. Saksi juga menanyakan kepada terdakwa, kenapa sampai terjadi, bahkan terdakwa awalnya mengarang cerita bohong. Selanjutnya, menurut keterangan saksi, korban dibawa ke rumah sakit, melakukan olah TKP, dan menemukan bercak darah di dinding rumah korban, Selanjutnya ke TKP, melihat ada bekas darah di parit samping rumah, dan meminta keterangan kepada terdakwa dan terdakwa mengakui perbuatannya, bahwa yang membunuh suaminya adalah dirinya (Lina). Sementara dari hasil tes sampel darah adalah murni darah manusia yang cocok dengan darah korban.

Sidang selanjutnya ditunda dan akan dilanjutkan kembali pada hari Selasa tanggal 4 Agustus 2020, dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Seperti diketahui, Polisi telah menetapkan Lina alias Heyni (40) sebagai tersangka pembunuhan sadis terhadap Halidi, suaminya sendiri. Kepada polisi, Lina mengaku tega membunuh suaminya hingga usus terburai dan organ vitalnya dipotong karena sakit hati tak diberi nafkah lahir dan bathin. Peristiwa pembunuhan sadis tersebut terjadi Minggu 23 Pebruari 2020 di Desa Pasanan Kecamatan Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau. (BS/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment



Contact Form

Name

Email *

Message *

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi



SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
KAPOLRES GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi



KAPOLRES BARITO TIMUR | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
KEPALA CABANG BANK KALTENG GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU


debuyandi
KEPALA BANDAR UDARA BERINGIN MUARA TEWEH | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU

debuyandi
BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU

DINAS KESEHATAN KABUPATEN GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU

debuyandi
DIREKTUR PDAM TIRTA BAHALAP KABUPATEN GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
Back to Top