-->
SELAMAT DATANG DI WEBSITE MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM

Tuesday, 25 August 2020

Denda Pajak Kendaraan Dihapus. Penerimaan PAD Justru Capai Rp35 Miliar. Apa Rahasianya?

BARITORAYAPOST.COM (Palangka Raya) - Di tengah situasi sulit menghadapi Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru, Gubernur Kalteng terapkan jurus baru gemukkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Demi membantu warganya, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, mengeluarkan peraturan Gubernur (Pergub). Yaitu menghapus denda pajak kendaraan bermotor untuk masyarakat.

Dengan dihapusnya denda, masyarakat justru antusias, berbondong-bondong membayar pajak kendaraan mereka. Dampak positifnya jelas, penerimaan pajakpun melambung. Mencapai Rp35 miliar. 

Program ini yang dimulai awal Agustus, masih akan diterus berjalan sampai pada 1 Oktober 2020 nanti.  

Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemprov Kalteng melalui Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalteng jemput bola sosialisasi kebijakan Gubernur tak membayar denda pajak alias gratis itu sampai ke pelosok desa di Kabupaten/Kota.

Seperti pada akhir pekan kemarin, Gubernur Sugianto Sabran, melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Provinsi Kalteng, Kaspinor, bersama aparat Direktorat Lalu Lintas Polda dan Samsat, mensosialisasikan kepada masyarakat di wilayah Kotim, Lamandau, dimana sebelumnya juga ke daerah Barsel dan lainnya.

“Sosialisasi sudah sampai ke Kabupaten/Kota sudah merata. Sampai kemarin kami ke wilayah perdesaan di Lamandau dan Kotim. Harapannya semakin banyak warga yang mau ke Samsat keliling atau ke Samsat bersama untuk membayar pajak kendaraan bermotor, karena denda pajak gratis,” kata Kaspinor, Selasa (25/8/2020).

Dikatakan Kaspinor, Peraturan Gubernur (Pergub) Kalimantan Tengah nomor 30 tahun 2020 tentang penghapusan denda administrasi bagi kendaraan bermotor baik kendaraan roda dua (2) dan empat (4), diperpanjang hingga 1 Oktober 2020, dan animo masyarakat juga banyak.


“Dan Alhamdulillah, tingkat animo masyarakat tinggi. Jadi total pendapatan yang diterima terhadap kebijakan Gubernur tersebut sampai Rp35 miliar. Ini terus berjalan, kami sampaikan sampai ke pelosok desa, agar capaian PAD membaik,” ungkapnya.

Sambil sosialisasi, tambah Kaspinor, pihaknya juga membagikan ribuan masker ke masyarakat.

“Sambil sosialisasi penghapusan denda pajak, kami juga berbagi masker ke warga. Jadi kebijakan penghapusan denda administrasi tersebut sebagai bentuk kepedulian Gubernur Kalteng Sugianto terhadap masyarakatnya yang saat ini dilanda pandemi Covid-19,” sebut Kaspinor. 

Gubernur juga, tambah Kaspinor, beraharap agar masyarakat dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk menyelesaikan tunggakan pajak kendaraan baik untuk masyarakat dan pelaku usaha, agar upaya peningkatan PAD juga dapat baik dan meningkat. “Kami terus sampaikan agar masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan ini agar dapat nyaman dalam tunggakan pajak.

Contohnya seperti kendaraanya menunggak dua tahun pajaknya, maka yang dibayar cuma pokoknya saja, dendanya tidak dibayar alias gratis." (yes/red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

UPDATE TERBARU SEBARAN KASUS COVID-19 | DI KABUPATEN BARITO UTARA | 26 SEPTEMBER 2020


debuyandi
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi



SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | 1NDONESIA MAJU
debuyandi
KAPOLRES GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi

KAPOLRES BARITO SELATAN | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi

KAPOLRES BARITO TIMUR | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
KEPALA BANDAR UDARA BERINGIN MUARA TEWEH | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU

debuyandi
KEPALA CABANG BANK KALTENG GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU


debuyandi
Back to Top