-->
SELAMAT DATANG DI WEBSITE MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM

Sunday, August 30, 2020

Provos Batamad, Godgenyei: Kembalinya Jalan Hauling ke Pertamina Harus Disyukuri

Godgenyei (kanan)  Provos Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kalimantan Tengah. 

BARITORAYAPOST. COM (Palangka Raya) - Kembalinya jalan hauling ke tangan PT Pertamina disambut gembira oleh Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kalimantan Tengah.

Ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Kalteng, Kabupaten Barito Timur dengan PT Pertamina,  mengakhiri penguasaan pihak ketiga yang tak bertanggungjawab.

Karena meski pemerintah kabupaten awalnya memandatkan adanya pemasukan kepada PAD (pendapatan asli daerah) tetapi sejak tahun 2010 hingga 2019, hal itu nihil. Tak seperakpun disetor ke kas daerah menjadi PAD. 

Godgenyei, tokoh adat yang menjabat Provos Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kalimantan Tengah sebenarnya sangat menyesalkan "penjarahan" hasil pengelolaan jalan hauling sepanjang 60 km itu. 

"Bagi saya banyak hal yang perlu disesalkan masalah jalan Pertamina," kata Godgenyei kepada Baritorayapost.com. Minggu (30/8/2020). "Tapi yang sudah ya sudahlah," lanjutnya pasrah. 

Baca Juga:

Provos Batamad Kalteng Minta Semua Pihak Awasi Proyek Jalan Patung-Hayaping-Bentot

Mengapa Godgenyei menyesalkan 'salah kelola' itu? "Karena tidak  sedikit nilai uang dari hasil pengelolaan jalan itu terhitung dari 2010 sampai 2019. Bisa mencapai Rp 1,23 triliun," lanjutnya. 

"Yah...... yang sudah tak perlu diungkit-ungkit lagi. Biar jadi pengalaman. Kita semua bersyukur kepada Tuhan tidak terjadi konflik antara kita masyarakat Adat Dayak," kilahnya.

Provoost yang bertugas mengawasi perilaku masyarakat Dayak ini tampaknya lebih suka berpikir ke depan.

"Kita tata ke depan. Terimakasih Partamina atau  Patra Jasa, bisa mengelola kembali jalan tersebut. Kami masyarakat Adat Dayak khusus Barito Timur mendukung sekali pada para pihak. Semoga hasilnya pun betul-betul untuk kemajuan Bartim."

Pertamina dan Patra Jasa, anak perusahaan Pertamina yang kelak menjadi pelaksana optimalisasi, menurut Godgenyei, perlu didukung semua elemen.

"Perlu semua elemen masyarakat adat mendukung.  Selain itu eksekutif dan legislatif harus sebagai ujung tombak."(dun/red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

UPDATE TERBARU SEBARAN KASUS COVID-19 | DI KABUPATEN BARITO UTARA | 26 SEPTEMBER 2020


debuyandi
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi



SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | 1NDONESIA MAJU
debuyandi
KAPOLRES GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi

KAPOLRES BARITO SELATAN | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi

KAPOLRES BARITO TIMUR | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
KEPALA BANDAR UDARA BERINGIN MUARA TEWEH | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU

debuyandi
KEPALA CABANG BANK KALTENG GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU


debuyandi
Back to Top