-->
SELAMAT DATANG DI WEBSITE MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM

Friday, 11 September 2020

DPRD Gunung Mas Protes Angkutan Kayu Log PT HPL, Timbulkan Antrian Panjang

 




Ruas jalan Kurun Palangka Raya terganggu dan menimbulkan antrian panjang akibat truk pengangkut kayu log tidak kuat naik di tan jakan Desa Karitak, Jumat (11/9/2020).



BARITORAYAPOST.COM (Palangka Raya) Diduga milik PT Hutan Produksi Lestari (HPL) dua truk fuso pengangkut kayu log dan vinner, tidak kuat naik ditanjakan Jalan Lintas Kurun-Palangka Raya tepatnya di Desa Karitak, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas (Gumas). pada Jumat (11/9/2020).

Akibat dari truk fuso pengakut kayu log yang sempat terhenti tersebut,  menimbulkan antrian panjang, sehingga tuai protes dan kecaman dari  masyarakat hingga menyasar ke Anggota DPRD Kabupaten Gumas yakni Polie L Mihing memprotes bahwa kendaran pengankut kayu tersebut menganggu arus lalu lintas jalan umum itu.
 

“Jadi akibat truk angkutan kayu milik PT HPL, itu yang tertahan di bukit daerah Desa Karitak dan Rabauh, sehingga menimbulkan kemacetan panjang dan masyarakat terhambat perjalanannya. Juga saya tau karena tanya ke sopir truk itu diakuinya bahwa yang dibawa kayu log dan satunya vinner,” ucap Polie L Mihing saat ia mengikomfirmasi awak media melalui telephone.

Sedangkan, kata dia, pihaknya sudah melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak perusahan HPL tersebut dan sudah ada kesepakatan untuk tidak mengangkut kayu log. Pasalnya tidak mengantongi ijin melintasi jalan umum.

“Padahal kami sudah ada RDP dengan pihak PT HPL pada Senin (7/9/2020) lalu. mereka sepakat tidak bisa mengangkut kayu log, karena tidak mengantongi ijin, kemudian jalan yang dilewati itu tidak sesuai dengan kavasitas dari jalan yang hanya 8 ton saja,” akui dia.

Tambah dia menyebut, bahwa angkutan mereka yang dibawa kayu log  itu terbukti. Bahkan mereka, jelas dia, sudah melanggar daripada kesepakatan yang dibuat bersema tersebut. Jadi dia berharap dengan pihak terkait untuk mengkaji ulang dari ijin angkut dari perusahan itu.

“Saya minta dengan pihak Perhubungan dan pihak terkait lain agar meninjau kembali tentang ijin pengangkutan kayu itu berdasarkan pengakuan mereka pihak PT HPL tidak memiliki ijin angkut kayu log, dan mereka terbukti masih beraktifitas melalui jalan negara dan milik umum ini harusnya mereka melintasi air atau jalan sendiri,” tegas dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Gumas Evandi Juang mengatakan, bahwa pada intinya sesuai dengan kesepakatan dan hasil dari RDP waktu lalu mereka pihak perusahan tersebut harus mengurus ijin angkut kayu tersebut ke Dinas Perhubungan. Pasalnya jalan Kurun-Palangka Raya Jalan Lintas umum.

“Mereka pihak perusahan harus mengurus dari izin angkut baru bisa jalan, dan mereka ada aturan mainnya, jelas mereka ada pengawalan dari aparat, dan saya pertanyakan kenapa Dishub sepertinya ada pembiaran karena kita semua tau kapasitas jalan tidak mampu dan tidak untuk angkut kayu log,” pungkas dia. (Yes/Red/BRP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

UPDATE TERBARU SEBARAN KASUS COVID-19 | DI KABUPATEN BARITO UTARA | 26 SEPTEMBER 2020


debuyandi
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi



SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | 1NDONESIA MAJU
debuyandi
KAPOLRES GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi

KAPOLRES BARITO SELATAN | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi

KAPOLRES BARITO TIMUR | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
KEPALA BANDAR UDARA BERINGIN MUARA TEWEH | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU

debuyandi
KEPALA CABANG BANK KALTENG GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU


debuyandi
Back to Top