-->
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM | PENERBIT PT BORNEO ALAM KITA | MENGUCAPKAN SELAMAT HARI GURU NASIONAL | 25 DESEMBER

Tuesday, 27 October 2020

Dua Pengedar obat Keras Tanpa Ijin Diciduk Polisi

(Foto: Polisi For BRP).

BARITORAYAPOST.COM (Kuala Kapuas) -
Diduga menjadi pengedar obat-obatan keras jenis Trihexyphenidyl (THD) tanpa Ijin, dua pemuda di Kapuas diciduk Polisi dikediamannya masing-masing pada, Selasa (27/10) sore. 


Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti melalui Kasatresnarkoba Iptu Subandi membenarkan penangkapan kedua pelaku. Dijelaskannya identitas kedua pelaku yakni GU (38) warga jalan Barito Gang III No. 16 Rt. 24 Rw. 003 Kelurahan Selat Tengah Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas, dan AS (24) warga jalan Kenanga Rt.030 Rw. 003 Kelurahan Selat Tengah Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas. 


"Benar telah dilakukan penangkapan kedua pelaku pengedar obat-obat keras tanpa ijin edar diwilayah Hukum Polres Kapuas. Keduanya ditangkap dikediamannya masing-masing beserta barang bukti kini telah diamankan ke Polres guna proses lebih lanjut," ujar Subandi kepada media ini (27/10) malam. 


Diungkapkan Kasatresnarkoba, barang bukti yang diamankan pihaknya dari pelaku GU yakni sebanyak 10 bungkus berisikan 55 Butir Obat Trihexyphenidyl (THD), 2 buah kaleng rokok gudang garam surya, Uang tunai Rp. 60.000,-(enam puluh ribu rupiah) serta 1 (satu) pak plastik klip untuk pembungkus obat. 



Sementara itu barang bukti yang diamankan dari pelaku AS sebanyak 236 butir Butir Obat Trihexyphenidyl (THD), 1 buah kotak eskrim merk Wall's, Uang tunai Rp. 58.000,-(lima pukuh delapan ribu rupiah), 1 buah kotak tanpa merk, 2 buah botol plastik tanpa tutup bekas tempat obat, 1 buah kotak Charger Merk Vivo, 1 buah Hp Vivo Y-19 warna biru malam, 1 buah tas warna biru malam, 1 buah tas warna hitam putih. 


Kemudian, lanjutnya, pelaku GU diamankan pada pukul 15.30 Wib, sedangkan pelaku AS diamankan pada pukul 16.00 Wib. Ia menambahkan, kedua pelaku diduga mengedarkan sediaan farmasi berupa obat Trihexyphenidyl (THD) tanpa ijin edar tanpa kewenangan dan keahlian melakukan pekerjaan kefarmasian. 


"Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dibawa ke Polres Kapuas guna proses Penyidikan lebih lanjut. Para pelaku dijerat pasal 197  jo Pasal 196  UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan," pungkas Subandi. (Rah)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact form

Name

Email *

Message *

UPDATE TERBARU SEBARAN KASUS COVID-19 DI KABUPATEN BARITO UTARA 27 NOVEMBER 2020

debuyandi
PEMERINTAH PROVINSI KALTENG MENGUCAPKAN | SELAMAT MILAD KE 56 | MENTERI DALAM NEGERI RI

debuyandi
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi



SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH | KABUPATEN BARITO SELATAN | DIRGAHAYU KE- 61 TAHUN | DAHANI DAHANAI TUNTUNG TULUS

debuyandi
TURUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA | AYAHANDA DARI H SUGIANTO SABRAN
debuyandi

debuyandi

debuyandi
Back to Top