-->
SELAMAT DATANG DI WEBSITE MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM | MENGUCAPKAN SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER

Wednesday, 7 October 2020

Melanggar Perlintasan KA, Terancam Denda hingga Kurungan


BARITORAYAPOST.COM (Purwokerto) -
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengingatkan para  pengguna jalan bahwa bagi yang tidak mematuhi rambu lalu lintas saat melintasi perlintasan sebidang kereta api, akan dikenakan denda hingga Rp 750.000.


“Aturan tersebut telah diatur dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Untuk itu kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk berperilaku disiplin di perlintasan sebidang,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto, mengutip VP Public Relations KAI Joni Martinus, Selasa (6/10/2020).


Pasal 296 berbunyi, bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor pada perlintasan antara kereta api dan jalan yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 huruf a, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).



Sementara pada Pasal 114 juga menyebutkan, bahwa pada perlintasan sebidang antara jalur KA dan jalan, pengemudi wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi dan palang pintu KA sudah mulai ditutup, serta wajib mendahulukan kereta api.


Ketika sudah ada tanda-tanda mendekati perlintasan sebidang KA, setiap pengguna jalan diharuskan mengurangi kecepatan dan berhenti. “Tengok kanan-kiri untuk memastikan tidak ada kereta yang akan melintas. Jika ada kereta yang akan melintas, maka pengendara wajib mendahulukan perjalanan kereta api,” tegas Supriyanto.


Aturan tersebut juga sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124 yang menyatakan, bahwa pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.



KAI mencatat, sejak Januari hingga awal Oktober 2020, terdapat 198 kecelakaan di seluruh perlintasan sebidang kereta api. Sedangkan di wilayah Daerah Operasi 5 Purwokerto, sudah ada 6 kejadian, yang berakibat pengendara meninggal.


"Hal tersebut dapat dihindari jika seluruh pengguna mematuhi seluruh rambu-rambu yang ada, dan berhati-hati saat akan melalui perlintasan sebidang kereta api," ungkap Supriyanto.



Di wilayah Daop 5 Purwokerto, saat ini terdapat 214 perlintasan sebidang, dengan rincian dijaga PT KAI (62), Dishub (38), dan tidak dijaga (114).


“Diharapkan masyarakat pengguna jalan benar-benar mematuhi aturan di perlintasan sebidang ini. Tujuannya agar keselamatan perjalanan pengguna jalan dan kereta api dapat tercipta," Supriyanto memungkasi. (est)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Update data sebaran jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Barito Utara | Tanggal 28 OKTOBER 2020 adalah sebagai berikut: | 1. Suspek berjumlah 4 Orang | 2. Probable berjumlah 13 Orang | 3. Konfirmasi Covid-19 berjumlah 346 Orang debuyandi
PEMERINTAH PROVINSI KALTENG MENGUCAPKAN | SELAMAT MILAD KE 56 | MENTERI DALAM NEGERI RI

debuyandi
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi



SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH | KABUPATEN BARITO SELATAN | DIRGAHAYU KE- 61 TAHUN | DAHANI DAHANAI TUNTUNG TULUS

debuyandi
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | 1NDONESIA MAJU
debuyandi
KAPOLRES GUNUNG MAS | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi

KAPOLRES BARITO SELATAN | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi

KAPOLRES BARITO TIMUR | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
KEPALA BANDAR UDARA BERINGIN MUARA TEWEH | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU

debuyandi
Back to Top