-->
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM | PENERBIT PT BORNEO ALAM KITA | MENGUCAPKAN SELAMAT HARI | TOLERANSI INTERNASIONAL (INTERNATIONAL DAY FOR TOLERANCE) & SELAMAT HARI ANAK SEDUNIA (WORLD CHILDREN'S DAY)

Sunday, 1 November 2020

Jembatan Sungai Awang yang Sempat Rusak Akibat Truk Muatan Aspal, Diperbaiki Menggunakan Kayu Bekas?? Ini Selengkapnya

BARITORAYAPOST.COM (Tamiang Layang) -
Jembatan Kayu yang rusak akibat truk muatan material aspal, saat melintas di jembatan sungai Awang terletak di desa Hayapinng, kecamatan Awang, kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah diperbaiki alakadarnya dengan menggunakan kayu bekas.


Hal tersebut disampaikan Markus Leleury, salah satu tokoh pemuda desa Hayaping yang sempat berada di tempat kejadian saat insiden truk muatan aspal yang amblas di ujung jembatan sungai Awang pada hari Sabtu 31 Oktober 2020 kemarin dan hari ini telah diperbaiki secara darurat guna kembalinya fungsi jembatan yang sempat memutus aktifitas pengguna jalan.


"Kondisi saat ini jembatan tersebut telah diperbaiki menggunakan kayu setempat atau kayu bekas juga, karena darurat dan harus segera diperbaiki," ucap Markus kepada awak media Baritorayapost.com, via whatsapp, Minggu (01/10/2020).


Menurutnya perbaikan tersebut adalah sebuah upaya untuk membuka kembali akses yang menjadi alternatif pada jembatan tersebut. Tapi tetap utama jembatan tersebut bisa dilalui, lanjut Markus.




"Sementara menunggu perhatian Pemerintah daerah. Dan kalau terjadi kerusakan lagi pastinya akan kami minta lagi pertanggungjawaban Perusahaan angkutan tersebut," jelasnya.


Sebelumnya Jembatan tersebut telah mengalami kerusakan, sehingga membuat warga setempat angkat bicara. Salah satu warga desa Hayaping yang menyatakan sikap kecewanya akibat insiden truk muatan aspal yang amblas di ujung jembatan sungai Awang.


"Jembatan ini merupakan jalan alternatif terdekat semua desa dari kecamatan Awang menuju Kabupaten Barito Timur. Atas insiden terbaliknya Truck angkutan aspal ini pihak pemerintah secepatnya dapat menanganinya," ucap Markus.


Baca Juga:




Dirinya juga menjelaskan bahwa angkutan tersebut bermuatan aspal yang kurang lebih mencapai 9 ton yang dibawa dari Pasintik menuju desa Tangkan untuk digunakan proyek pengaspalan jalan lintas provinsi.


"Proyek ini multiyear 2020 pelaksana PT. BTP Bangun Tata Banua Pusat Tanjung. Setelah di konfirmasi dengan pihak pengawas, Eman, seharusnya angutan tersebut melalui jalan Bentot, namun tak di indahkan oleh para sopir yang seharusnya kosongan saja bisa lewat jalan jembatan Hayaping," jelas Markus.




Markus juga menceritakan bahwa Jembatan Hayaping Sei Awang dibangun sejak Tahun 2013 namun sampai saat ini tidak ada pembangunan, setiap kali di usulkan oleh masyarakat selalu disuguhkan alasan tidak ada dana, bahkan oleh pihak eksekutif dan legislatif, ungkapnya.


"Dengan kondisi jembatan yang sudah cukup tua yang kadang 5 tahun sekali hanya di rehap saja, seharusnya sudah dibangun secara permanen dngan kontruksi besi atau beton," pintanya mewakili keluhan warga setempat. (YCP/Red)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

UPDATE DATA SELEBARAN JUMLAH KASUS COVID- 19 DI KABUPATEN BARITO UTARA | TANGGAL 18 NOVEMBER 2020 debuyandi
PEMERINTAH PROVINSI KALTENG MENGUCAPKAN | SELAMAT MILAD KE 56 | MENTERI DALAM NEGERI RI

debuyandi
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi



SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH | KABUPATEN BARITO SELATAN | DIRGAHAYU KE- 61 TAHUN | DAHANI DAHANAI TUNTUNG TULUS

debuyandi
TURUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA | AYAHANDA DARI H SUGIANTO SABRAN
debuyandi

debuyandi

debuyandi
Back to Top