-->
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM | PENERBIT PT BORNEO ALAM KITA | MENGUCAPKAN SELAMAT HARI GURU NASIONAL | 25 DESEMBER

Thursday, 19 November 2020

Kebocoran Pipa Sumur Bor Desa Batuah, PUPR-PKP Kapuas Ajak Masyarakat Merawat Fasilitas Bersama

Kebocoran pipa sumur Bor di Desa Batuah Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas (Foto: Rah)

BARITORAYAPOST.COM (Kuala Kapuas) - Menanggapi keluhan warga masyarakat Desa Batuah Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas terkait kebocoran di beberapa titik pipa sumur bor yang ada di Desa tersebut, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKP) Kabupaten Kapuas menjelaskan perlu kepedulian dari masyarakat Desa dalam merawat fasilitas yang disediakan. 

Kepala Dinas PUPR-PKP Kabupaten Kapuas, Teras, melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Jonie, menghimbau kepada masyarakat Desa Batuah, untuk peduli dan peran aktif warga untuk mengatasi kebocoran pipa tersebut. 

Ia menjelaskan, mengapa perlunya perawatan oleh masyarakat karena fasilitas sumur bor tersebut sudah diserah terima kan ke pihak Desa dengan kewajiban-kewajiban dalam merawat fasilitas yang diberikan. 

"Fasilitas sumur bor sudah diserah terima kan ke pihak Desa sejak 2019 lalu. Maka itu ada kewajiban masyarakat merawatnya," ujar Jonie saat dikonfirmasi awak media dikantor nya, Kamis 19 Nopember 2020. 


Berkarat pipa bukan karena kualitas pipa, akan tetapi tingkat kadar asam air yang tinggi dapat mempercepat kerusakan pada pipa. Maka itu perlu ada penanganan yang cepat oleh masyarakat. "Akan ada biaya yang diperlukan dalam kegiatan-kegiatan tersebut. Masyarakat di Desa harus siap akan hal itu," ucapnya

Dikatakannya, masalah air bersih dan sanitasi, pihaknya juga tidak tinggal diam dan tetap akan memandu masyarakat Desa sampai bisa mandiri dalam menggunakan fasilitas sumur bor. Intinya kalau tidak melibatkan peran masyarakat akan berat dalam hal perawatan. 

Ia menghimbau kepada masyarakat jika semakin lama pipa dibiarkan rusak, maka akan terjadi kerusakan yang lebih banyak. "Kebocoran yang terjadi karena terlambat dalam penanganan," pungkasnya. 

Sementara itu, sebelumnya terdapat keluhan masyarakat Desa Batuah tentang kebocoran pipa sumur bor yang memiliki panjang sekitar 2 kilometer tersebut. Kebocoran dikarenakan telah berkarat nya pipa besi yang berumur sekitar 1 tahun itu. 

"Terhitung 5 titik kebocoran pipa sumur bor, yang menyebabkan kecilnya air sumur yang mengalir ke rumah-rumah warga di Desa Batuah," ujar Sahrani, salah satu pengurus sumur bor di Desa tersebut saat dijumpai awak media. (Rah/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact form

Name

Email *

Message *

UPDATE TERBARU SEBARAN KASUS COVID-19 DI KABUPATEN BARITO UTARA 27 NOVEMBER 2020

debuyandi
PEMERINTAH PROVINSI KALTENG MENGUCAPKAN | SELAMAT MILAD KE 56 | MENTERI DALAM NEGERI RI

debuyandi
GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi



SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH & ISTRI | Mengucapkan DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE- 75 TAHUN | INDONESIA MAJU
debuyandi
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH | KABUPATEN BARITO SELATAN | DIRGAHAYU KE- 61 TAHUN | DAHANI DAHANAI TUNTUNG TULUS

debuyandi
TURUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA | AYAHANDA DARI H SUGIANTO SABRAN
debuyandi

debuyandi

debuyandi
Back to Top