-->
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM | PENERBIT PT BORNEO ALAM KITA |

Wednesday, 18 November 2020

Pengacara PT Aljabri Buana Citra (ABC) Untuk Kedua Kalinya Menunda Pembacaan Duplik

BARITORAYAPOST.COM (Tamiang Layang) -
Pengadilan Negeri Kelas II Tamiang Layang, berdasarkan jadual hari ini Selasa (17/11/2020) melaksanakan sidang perkara perdata nomor 28/Pdt.G/2020/PN.TmL. antara PT Bhadra Cemerlang Lestari (BCL) sebagai penggugat dengan PT Aljabri Buana Citra (ABC) sebagai tergugat.

Sidang yang seharusnya berlangsung agenda pembacaan duplik dari pihak tergugat, tetapi batal. Alasan nya pengacara tergugat untuk kedua kalinya menyatakan belum siap, dan karena itu, pembacaan duplik tersebut akan dilakikan pekan depan. Yaitu bersamaan dengan agenda putusan sela. 

Untuk diketahui bersama tergugat I merupakan perusahaan yang bergerak di bidang komoditas batu bara dengan mengantongi IUP- OP dari Bupati Barito Timur nomor 339 tahun 2013, tanggal 23 juli 2013. 

Dengan jangka waktu IUP selama 15 tahun, Konstruksi 2 tahun, Produksi 13 tahun. Dengan luas lahan IUP sebesar 414,9 Ha. 

Tergugat I telah kantongi Sertifikat Clear and Clean nomor BB3/Bb/03/2017, tanggal 1 Agustus 2017.

Sedangkan tergugat II merupakan Mandor I PT Bhadra Cemerlang Lestari (BCL). 

Tergugat I dan tergugat II dilaporkan oleh Penggugat (PT BCL) ke Polres Bartim bulan Juli 2020 karena diduga merusak atau merobohkan tanaman sawit milik penggugat seluas 12,8 hektare. 

Disamping menghadapi perkara perdata di Pengadilan Negeri Kelas II Tamiang Layang, pihak tergugat I dan tergugat II pun kita sudah menjalani pemeriksaan di Polda Kalteng, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan No: Sp.Lidik/107/X/Res.52/ Disremkrimsus tanggal 14 oktober 2020, tentang Penyelidikan dengan tindak Pidana di bidang Perkebunan dan Pertambangan.


Waktu itu Senin 19 oktober 2020 Junaidi alias Junai atau tergugat II masih sebagai saksi dan memberikan keterangan di ruang Pemeriksaan Subdit II/Eksus Disreskrim Polda Kalteng.

Kuat dugaan tergugat I dan tergugat II melakukan tindak pidana di bidang Perkebunan sebagai mana dimaksud dalam UU Nomor 39 tahun 2014 tentang Perkebunan, dan tindak Pidana dihidang Pertambangan sebagai mana dimaksud dalam UU Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan batu baram

Dari pantauan wartawan Baritorayapost.com, berdasarkan jadual sidang hari ini pembacaan duplik dari tergugat. Kali ini sidang yang kesembilan Pengacara Tergugat Rethan Yusandi, SH diruang tunggu memohon kepada Ketua Pengadilan Negeri Kelas II Tamiang Layang, Deni Indrayana, SH.,MH dihadapan Kuasa Hukum Penggugat Nazwar Samsu, SH dan Davi Aulia Indra Giffari, SH. bahwa untuk pembacaan duplik akan dibarengkan saat Eksepsi pada Selasa pekan depan.

Dan atas kesepakatan Kuasa Hukum Penggugat dan Tergugat Deni Indrayana, SH.,MH menjadual ulang sidang Eksepsi pada hari Selasa pekan depan.

Saat diwawancarai media ini Kuasa Hukum Tergugat, Rethan Yusandi, SH menuturkan pada intinya gue jawab nanti pada putusan sela. "Kita jawab nanti pada putusan sela" ujar Rethan.

Kuasa Hukum penggugat Nazwar Samsu, SH menyampaikan bahwa, "kami dari Penggugat menghargai hak-hak Tergugat dan kami selalu patuhi semua ketentuan yang sudah diagendakanv dan dijadualkan oleh Pengadilan" pungkasnya. (dun/red/BRP)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact form

Name

Email *

Message *

UPDATE TERBARU SEBARAN KASUS COVID-19 DI KABUPATEN BARITO UTARA 27 NOVEMBER 2020

debuyandi
Back to Top