-->
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM | PENERBIT PT BORNEO ALAM KITA | MENGUCAPKAN "SELAMAT HARI NATAL 25 DESEMBER 2020 & TAHUN BARU 01 JANUARI 2021" |

Tuesday, 1 December 2020

Ironis warga Panarukan Tidak Terima BLT Dampak Covid -19

BARITORAYAPOST.COM (Buntok) - 
Sungguh ironis warga Desa Panarukan Kecamatan Dusun Utara Kabupaten Barito Selatan (Barsel) bakal tidak akan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dari dampak Covid -19 tahap II. Pasalnya dana tersebut diduga kuat disalahgunakan oleh Kepala Desa setempat.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panarukan Jhon Kenedi kepada sejumlah awak media di Buntok, Selasa (1/12/2020) menuturkan, pihaknya sudah melaporkan kasus tersebut kepada aparat terkait.

"Kami sudah melaporkan kasus ini ke pihak Dinsos PMDes, inspektorat Barsel, Kejaksaan dan Tipikor Polres Barsel," ujarnya.

Jhon berharap kepada aparat penegak hukum dapat segera menindak lanjuti permasalahan ini, karena jika berlarut-larut, disangsikan warga setempat tidak mampu menahan diri karena cemburu sosial dengan warga desa lain yang telah menerima BLT.

"Saya hanya menyaksikan jika permasalahan ini tidak segera diselesaikan maka yang dikhawatirkan masyarakat yang merasa dirugikan ini akan bertindak anarkis," ungkapnya.


Dia juga menambahkan bahwa pihaknya sebagai BPD dan sebagai kontrol sosial pemerintahan desa  telah mengetahui, rekening Dana Desa Panarukan sempat kebobolan hingga mencapai ratusan juta rupiah. John melanjutkan, dana tersebut diduga untuk menutupi hasil temuan inspektorat Barsel sebelumnya.

"Kami sudah melakukan konfirmasi dengan pihak bank dan meminta print out rekening bank Desa Penarukan, ternyata memang ada beberapa transaksi yang mencurigakan hingga catatan keuangan di rekening tersebut berkurang," bebernya.

Kepada Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (DSPMD) Barsel Mario, SE membenarkan permasalahan ini, dan berharap kepada aparat penegak hukum bisa lebih cermat untuk dapat menyelesaikan kasus ini  agar masyarakat desa setempat tidak merasa dirugikan.

"Terkait masalah temuan dari desa Penarukan hal itu kemarin memang sudah diselesaikan namun jika ada kaitanya lagi dengan permasalahan kebobolan rekening desa atau penangguhan BLT Desa setempat, kami belum bisa memberikan komentar karena bukan ranah kami," demikian Mario. (HLY)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact form

Name

Email *

Message *

Back to Top