-->
SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM | PENERBIT PT BORNEO ALAM KITA |

Wednesday, 30 December 2020

Proyek Peningkatan Jalan Barito Raya Masih Dalam Penyelidikan Polres Barsel

BARITORAYAPOST.COM (Buntok) - Proyek peningkatan jalan dan jembatan Jalan Barito Raya dengan pagu anggaran Rp 11 miliar rupiah lebih itu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Tahun 2019 hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres setempat.

Jalan Barito Raya yang berada di Kecamatan Dusun Selatan Kota Buntok tersebut diduga bermasalah lantaran pengerjaan jalan dikerjakan secara asal - adalah oleh pihak kontraktor. Diduga juga perencanaan pengerjaan jalan tersebut hanya diatas meja saja tanpa melalui survey lapangan oleh pihak instansi terkait. 

Tidak hanya itu saja, proyek Jalan Barito Raya tersebut diduga ada unsur mark up, sebab lebar jalan kurang lebih 5 meter, sedangkan panjang atau jarak tempuh jalan itu cuma 3,3 kilo meter saja, tentunya perihal tersebut tidak sebanding dengan pagu anggaran dengan nilai Rp 11 miliar rupiah lebih yang telah digelontorkan pemerintah melalui APBD Barsel itu.

Alhasil, disejumlah badan Jalan Barito Raya pada beberapa titik mengalami keretakan yang parah, bahkan bisa membahayakan pengguna jalan apabila melintas. Belum lagi ditemui dibeberapa titik jalan dimaksud ada yang ambruk, namun diduga sempat diperbaiki walaupun masa pemeliharaan jalan telah habis atau berakhir.


Selain itu, jembatan pada jalan tersebut ada yang ambruk bersama kendaraan roda empat, ketika melintasi jalan tersebut. Sehingga saat ini jalan tersebut tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya. Sementara, pada berita beberapa waktu yang lalu, Baritorayapost.com juga memberitakan terkait sejauh mana penyelidikan kasus peningkatan jalan dan jembatan di jalan dimaksud tersebut itu oleh pihak kepolisian setempat. 

Dari hasil konfirmasi itu, pihak kepolisian setempat sudah mendatangkan pihak tim ahli kontruksi jalan pada Bulan Oktober 2020. Namun hingga saat ini hasil dari penyelidikan tim ahli konstruksi jalan tersebut belum ada titik kejelasannya.

Oleh sebab itu, pada Rabu, (30/12/2020) malam, melalui pesan singkat WhatsApp pada handphone seluler, Baritorayapost.com coba mengkonfirmasi terkait perihal itu kepada Kasat Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Barsel, AKP Yonals Nata Putera, untuk mempertanyakan perkembangan penyelidikan kasus jalan itu.

Dijelaskan dia, Kasus ini masih dalam tahapan proses penyidikan oleh pihaknya. Kemudian lanjut dia, pihak penyidik masih mengumpulkan sejumlah alat-alat bukti di lapangan. Semua ini dilakukan pihaknya guna memperkuat pembuktian penyelidikan.

Ketika ditanyakan kendala apa yang ditemui saat penyelidikan kasus Jalan Barito Raya tersebut ? Apakah lambatnya penanganan kasus jalan tersebut diduga banyak syarat kepentingan atau bagaimana ? 

Dijawab dirinya melalui pesan singkat WhatsApp kasusnya masih ditindaklanjuti. Namun, pihaknya masih menunggu kedatangan tim saksi ahli konstruksi jalan yang telah melakukan penyelidikan pada bulan Oktober 2020 kemarin. 

Terkait dari hasil penyelidikan tim saksi ahli pada Bulan Oktober 2020 kemarin rencananya akan didatangkan kembali pada Bulan Desember 2020 ini.

"Cuma memang kami menunggu saksi ahli datang dari luar pulau Kalimantan itu, untuk membawa hasil penyelidikannya. rencana jadwal kedatangan mereka di Bulan Desember 2020 ini," bebernya.

Terkait masalah tertundanya penyelidikan lebih lanjut kasus peningkatan jalan dan jembatan pada Jalan Barito Raya di Kota Buntok tersebut, lantaran meningkatnya lonjakan kasus Covid - 19 di daerah pulau terluar kalimantan. Sehingga tim ahli yang akan didatangkan sesuai dengan rencana menjadi tertunda.

"Tapi jadi ketundanya gara-gara Covid yang lagi melonjak atau nanjak di diluar pulau Kalimantan," demikian pungkas AKP Yonals Nata Putera. (Amar/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact form

Name

Email *

Message *

Back to Top