-->
SELAMAT & SUKSES ATAS DILANTIKNYA KEPALA DINAS PUPR BARTIM | YUMAIL J PALADUK, ST.,MAP | OLEH BUPATI BARITO TIMUR AMPERA AY MEBAS, SE.,MM

Wednesday, 30 December 2020

Tercatat 14 Perkara Kasus Perceraian PNS di PA Pulpis Sepanjang Tahun 2020

BARITORAYAPOST.COM (Pulang Pisau) - Tercatat, sebanyak 14 kasus perkara perceraian yang dilakukan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pulang Pisau sepanjang tahun 2020.

Perihal tersebut dibenarkan Ketua Pengadilan Agama Pulang Pisau Erpan SH.MH melalui Humas PA Pulpis Mulyadi, Rabu (30/12).

Mulyadi menjelaskan 14 perkara perceraian ASN di Pulang Pisau diantaranya Cerai Talak 3 perkara, yakni pada bulan Mei 1 perkara, dan bulan Juni 2 perkara. Sedangkan untuk Cerai Gugat, Mulyadi menjelaskan ada 11 perkara masuk di PA Pulpis, yakni pada bulan Januari 2 perkara, Februari 2 perkara, bulan Maret 1 perkara, Juni 2 perkara, Juli 1 perkara, September 2 perkara dan bulan November terdapat 1 perkara.

Mulyadi menjelaskan, perceraian adalah putusnya ikatan perkawinan antara suami isteri dengan keputusan pengadilan, dan ada cukup alasan bahwa diantara suami isteri tidak akan dapat hidup rukun  lagi sebagai suami isteri.

 " Dalam pasal 39 ayat 2 Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dinyatakan bahwa untuk melakukan perceraian harus ada cukup alasan bahwa antara suami istri itu tidak akan dapat rukun sebagai suami istri sebagaimana ketentuan pasal 19 PP Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan UU Nomor 1 Tahun 1974, "kata Mulyadi menjelaskan

Menurutnya, meskipun perceraian diperbolehkan oleh agama Islam, namun pelaksanaannya harus berdasarkan suatu alasan yang kuat dan merupakan jalan terakhir yang ditempuh oleh suami istri. Perceraian juga merupakan sesuatu yang bisa terjadi kepada siapapun bagi yang sudah berkeluarga, bisa terjadi kepada orang biasa, bisa terjadi kepada orang terpandang, bisa terjadi kepada orang yang berpendidikan dan bahkan bisa terjadi kepada aparatur Negara, seperti PNS.


" Namun tidak dapat dipungkiri permasalahan dalam rumah tangga yang terjadi secara terus-menerus bisa juga menyebabkan terjadinya perceraian, " tandasnya


Sementara itu, sepanjang tahun 2020 tercatat dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Agama Pulang Pisau terdapat 123 Perkara gugatan, 80 Perkara Permohonan, 2 Perkara Permohonan  Banding, 1 Perkara Kasasi, dan 1 perkara eksekusi yang terdaftar dari awal tahun hingga akhir tahun 2020. Diantara 123 Perkara Gugatan didalamnya terdapat 3 Perkara Prodeo pada tahun 2020 ini yang masuk dalam perkara cerai gugat. (BS/Red/BRP).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact form

Name

Email *

Message *

Back to Top