-->
SELAMAT DATANG DI WEBSITE MEDIA ONLINE | BARITORAYAPOST.COM|

Sunday, 10 January 2021

Cegah Covid- 19, Polsek Parenggean Sterilkan Pasar Baru Parenggean

BARITORAYAPOST.COM (Polres Kotawaringin Timur) - Pasar menjadi perhatian khusus Polsek Parenggean Polres  Kotim. Tak ingin pasar menjadi klaster baru penularan Covid-19, Polsek Parenggean pun bergerak mensterilkan pasar. Salah satunya adalah Pasar Baru Parenggean di wilayah hukum Polsek Parenggean.

Aksi sterilisasi Pasar baru Parenggean tersebut dilakukan Polsek Parenggean dengan Koramil 1015-12 Parenggean, Camat Parenggean. Sterilisasi tersebut dilakukan pada hari sabtu 10/1/2021. 

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin S.i.K M.Si. melalui Kapolsek Parenggean IPTU Agung Gunawan Putra, S.T.K., S.I.K mengatakan, Langkah ini dilakukan untuk memastikan pedagang dan pengunjung pasar aman dari penularan penyebaran Covid-19. “Yang kita semprot bangunan pasar, lapak-lapak pedagang dan masjid dekat pasar,” kata Kapolsek .

Kegiatan itu berlangsung satu jam. Dimulai pukul 09.00 Wib- 10.00 WIB. Waktu tersebut dipilih karena aktivitas pedagang dan pengunjung pasar rame.

Penyemprotan diawali dengan pemeriksaan kesiapan petugas dan alat. Ada empat alat penyemprotan yang digunakan. Sementara disinfektan menggunakan cairan wipol, bayclin dan proclin. Satu per satu bangunan pasar dan lapak disemprot. Tidak boleh ada yang terlewatkan.

Dijelaskan Kapolsek, Kegiatan sterilisasi pasar menjadi agenda rutin pihaknya. Kegiatan itu pun dibarengi dengan imbauan dan seruan tentang penerapan protokol kesehatan. Tidak saja pasar, tapi mengelilingi desa-desa di wilayah Kecamatan Parenggean.“Setelah ini, kita gelar razia masker,” tegasnya.

Sasarannya razia masker adalah para pedagang dan pengunjung di Pasar Baru Parenggean. Bagi yang ditemukan tidak menggunakan masker akan diberikan teguran dan saksi .

Dia berharap, aparatur pemerintah desa mengawal langkah yang dijalankan jajaran polsek, koramil dan pemerintah kecamatan. Prinsipnya, jajaran Polsek Parenggean terus mengantisipasi munculnya klaster pasar. Sehingga, bagaimana pun caranya harus ditekan. Selain penyemprotan disinfektan, pedagang diatur jarak duduk dan jarak berdiri. Kemudian setiap pintu keluar masuk, disiapkan alat mencuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh. (Red).

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Contact form

Name

Email *

Message *

Back to Top